Pastikan Tepat Sasaran, Bulog Sumsel Babel Perketat Pengawasan SPHP
Bulog Sumsel Babel memperketat pengawasan distribusi beras SPHP. Penyaluran mencapai 30.000 ton atau 90 persen dari target 2026.
Nusantaraterkini.co,ย PALEMBANG - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung memperketat pengawasan jalur distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada seluruh mitra penyalur di Kota Palembang guna menjamin ketersediaan pasokan tetap aman dan terkontrol.
โProses pendistribusian beras ini, mulai dari pemesanan hingga barang sampai di tangan mitra, semuanya terlapor dan tercatat di CS. Karenanya, ini dapat menekan atau mengentaskan adanya temuan menyimpang dari orang tak bertanggung jawab,โ ujar Wakil Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel Renato Horison, Sabtu (31/10/2026).
Pengawasan ketat tersebut mencakup keseluruhan alur penyaluran mulai dari proses pemesanan digital hingga beras diterima secara langsung oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK).
Bulog saat ini mendistribusikan beras SPHP kepada sekitar 400 jaringan RPK di Kota Palembang, dengan kuota pasokan masing-masing mitra mencapai satu ton beras per pekan guna mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat.
Sepanjang tahun 2026, Bulog Sumsel Babel mengemban target penyaluran beras SPHP sebanyak 33.000 ton yang disebar melalui RPK serta berbagai mitra penyalur resmi lainnya.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras SPHP di wilayah kerja tersebut telah menunjukkan progres positif dengan menyentuh angka sekitar 30.000 ton atau setara dengan 90 persen dari total target tahunan.
Selain mengamankan rantai distribusi, pengawasan intensif juga difokuskan untuk menjaga standar kualitas beras di gudang melalui pengecekan berkala dari penerimaan awal hingga pemeriksaan harian, mingguan, bulanan, hingga semester.
Aspek kebersihan fisik gudang turut dijaga ketat lewat prosedur sanitasi, penyemprotan rutin, hingga tindakan fumigasi apabila terdeteksi adanya potensi serangan hama atau penurunan mutu komoditas.
โSaat dilakukan repacking juga kita memastikan bahwa kualitas beras tetap terjaga. Kualitas beras ini juga terus kita monitoring secara berkala hingga saat disalurkan ke mitra penyalur atau RPK,โ jelasnya.
Tingginya penyerapan beras SPHP di tingkat tapak diakui oleh para pelaku mitra RPK, salah satunya Pemilik RPK MCP Palembang Afriyanti, yang menyebutkan bahwa kuota satu ton habis hanya dalam waktu lima hari akibat tingginya animo pembeli.
Beras SPHP tersebut dipasarkan kepada konsumen seharga Rp62.000 per kemasan lima kilogram, jauh lebih terjangkau dibandingkan komoditas sejenis merek lain yang dibanderol di atas Rp80.000.
"Antusias masyarakat kepada beras SPHP ini cukup tinggi. Karenanya stok satu ton tersebut biasanya ludes hanya lima hari. Padahal dari kami sudah menerapkan pembatasan pembelian kepada konsumen," ungkap Afriyanti.
Situasi serupa dialami oleh Pemilik RPK Diosi Palembang Diosi Arisandi yang mencatat pasokan satu ton beras SPHP di gerainya selalu ludes dalam tempo empat hingga lima hari.
Guna meratakan pemerataan distribusi kepada masyarakat luas, pihaknya terpaksa memberlakukan pembatasan pembelian maksimal sebanyak dua karung berukuran lima kilogram untuk setiap pembeli.
Selisih harga jual yang cukup signifikan dibanding beras komersial di pasaran menjadi pemicu utama konsumsi masyarakat terhadap beras SPHP terus melonjak pesat.
โAntusias masyarakat kepada beras SPHP ini cukup tinggi. Karenanya stok satu ton tersebut biasanya ludes hanya lima hari. Padahal dari kami sudah menerapkan pembatasan pembelian kepada konsumen,โ pungkasnya.ย
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
Moto GPAlex Marquez Rebut Pole MotoGP Malaysia 2026, Kalahkan Marc Marquez 0,070 Detik
hendra·15 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINAL20 Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap, Polda Metro Jaya Komitmen Dukung Program Kapolri
hendra·43 menit yang lalu -
EKONOMIDari Waktu Luang Jadi Peluang & Tumbuh Harapan dari Tangan Perempuan
Rozie Winata·59 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALPolda Metro Jaya Bongkar 23 Kasus Curanmor, 20 Orang Ditangkap dan 17 Motor Disita
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKepergok Curi Ayam Bangkok, Pria di Bandung Aniaya Pemilik hingga Tewas
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALMA Nyatakan Suket SMA Gibran Tak Sah, Pengacara Sebut Posisi Wapres Tak Terpengaruh
hendra·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANBait Energi & Buah Inovasi, Pelita Bersih Masa Depan Sekolah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALPHK di Singapura Tembus 4.800 Orang, Tertinggi Sejak Pandemi COVID-19
hendra·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALAS Restui Penjualan Rudal Patriot Rp38 Triliun untuk Ukraina
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan