Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

AS Restui Penjualan Rudal Patriot Rp38 Triliun untuk Ukraina

AS setujui penjualan 500 rudal Patriot senilai $2,1 miliar untuk perkuat pertahanan udara Ukraina dari serangan

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Foto: Xinhua/Li Dongxu)
Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Foto: Xinhua/Li Dongxu)
A A

Nusantaraterkini.co, WASHINGTON - Departemen Luar Negeri (AS) pada Jumat (30/10/2026) mengumumkan telah menyetujui penjualan 500 PAC-3 beserta peralatan terkait kepada senilai 2,1 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp18.128).

"Pemerintah telah mengajukan permohonan untuk membeli 500 Advanced Capability-3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement (MSE). Peralatan pertahanan nonutama berikut ini juga akan disertakan: suku cadang PAC-3 MSE yang bersifat rahasia dan tidak rahasia; serta komponen lain yang berkaitan dengan dukungan logistik dan program," kata departemen tersebut.

Ukraina akan membiayai pembelian tersebut menggunakan dana sumbangan dari Kanada, Jerman, dan Norwegia melalui program JUMPSTART, serta dana nasional yang dibiayai melalui Pinjaman Dukungan Ukraina dari Uni Eropa. Menurut pernyataan tersebut, tidak ada dana AS yang digunakan dalam penjualan ini.

Kontraktor utama dalam kesepakatan tersebut adalah , perusahaan AS yang bergerak di bidang pertahanan dan kedirgantaraan.

Ukraina telah kehabisan rudal untuk sistem pertahanan udara Patriot, kata seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada CNN awal bulan ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada media pekan ini bahwa Ukraina menerima rata-rata 12 rudal per bulan untuk sistem pertahanan udara Patriot miliknya sepanjang tahun ini, menurut kantor berita milik negara Ukraina, Ukrinform.

(*/nusantaraterkini.co)ย 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait