Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Tapteng Masuk Tahap Rekonstruksi
Suami Korban Minta Keadilan, Kuasa Hukum Minta Kasus Dituntaskan
Polres Tapteng menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang IRT yang diduga melibatkan oknum polisi di Cafe Aldo.
Nusantaraterkini.co, TAPTENG – Penyidik Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial FN di halaman Cafe Aldo, Kelurahan Sihaporas, Kecamatan Pandan, Sabtu (24/10/2026).
Kasus tersebut diduga melibatkan seorang oknum polisi berinisial P yang bertugas di Polres Tapteng. Rekonstruksi dilakukan untuk memperagakan rangkaian kejadian yang dilaporkan korban sekaligus mendukung proses penyidikan.
Kegiatan itu dihadiri korban FN, kuasa hukumnya, suami korban, penyidik kepolisian, serta sejumlah awak media. Beberapa adegan yang diperagakan berkaitan dengan peristiwa yang diduga dialami FN dengan terduga pelaku P setelah keluar dari tempat hiburan malam dalam kondisi yang disebut diduga mabuk berat.
Bripda Chandra Gultom, yang hadir mewakili penyidik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut meliputi pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan rekonstruksi dugaan kekerasan seksual.
“Saya hanya mewakilkan penyidiknya melakukan olah TKP. Untuk sejauh mana perkembangan hasil penyidikan, bisa konfirmasi langsung pada penyidiknya di Unit PPA,” ujarnya.
Kuasa hukum korban, Erwin Situmeang, mengapresiasi respons Polres Tapteng dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan kliennya.
Erwin menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Tapteng yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap perkembangan perkara tersebut setelah pihaknya mempertanyakan penanganannya.
Meski demikian, ia berharap perhatian kepolisian tidak berhenti pada pelaksanaan rekonstruksi. Menurutnya, proses hukum harus terus berjalan hingga perkara tersebut memperoleh kejelasan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kabupaten Tapanuli Tengah yang telah memberikan atensi dua hari berselang kita mempertanyakan perkembangan kasus ini,” kata Erwin.
Ia juga mengingatkan pentingnya penegakan hukum secara konsisten dalam menangani dugaan tindak pidana tersebut.
Erwin berharap seluruh tahapan penyidikan dilakukan secara profesional agar penanganan perkara dapat memberikan kepastian hukum bagi korban.
Suami korban, D. Sinambela, turut berharap kepolisian menangani perkara yang menimpa istrinya secara adil dan memberikan kepastian hukum.
Ia meminta Polres Tapteng segera menyelesaikan penanganan kasus tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Berharap kepada Kapolres Tapteng agar menyelesaikan kasus ini secepatnya,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Polisi juga telah meminta keterangan dari berbagai saksi.
(Jjm/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALHouthi Klaim Serang 3 Bandara dan Fasilitas Minyak Saudi, Ketegangan Yaman Memanas
hendra·33 menit yang lalu -
POLITIKPilpres 2029 Memanas? Hendri Satrio Soroti Peluang Prabowo dan Kubu Jokowi Berpisah
hendra·1 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALDemo Besar di Prancis dan Barcelona Berujung Ricuh, Penjarahan hingga Pembakaran
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSEkspor Gas ke Singapura Dipangkas, Sartono Hutomo Minta Pasokan Dalam Negeri Dipastikan
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKasus Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Tapteng Masuk Tahap Rekonstruksi
hendra·3 jam yang lalu -
-
SEPAKBOLAJadwal Liga Inggris 25 Oktober 2026: Liverpool vs Brighton, Man United Hadapi Bournemouth
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDiduga Gegara Chat Mesra Istri Tetangga, Penghulu di Probolinggo Dibacok hingga Jari Putus
hendra·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALSaudi Cegat Dua Rudal Balistik, Puing Berjatuhan di Makkah hingga Jeddah
hendra·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan