Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Dibuka Menguat ke 5.305, JII Melonjak 1,31%, Sektor Apa Paling Cuan?

IHSG dibuka menguat 0,43% ke 5.305 pada 29 Oktober 2026. JII melonjak 1,31%, sementara mayoritas sektor saham bergerak positif.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan () mengawali perdagangan Kamis (29/10/2026) dengan performa positif. Indeks saham domestik dibuka menguat 0,43% ke level 5.305, kemudian melanjutkan kenaikan hingga 0,69% ke posisi 5.318 pada menit pertama perdagangan.

Penguatan tersebut mencerminkan dominasi saham-saham yang bergerak di zona hijau pada awal sesi. Meski demikian, investor masih perlu mencermati keberlanjutan momentum kenaikan di tengah dinamika pasar saham.

Berdasarkan data perdagangan pada awal sesi, sebanyak 354 saham tercatat menguat. Sementara itu, 112 saham melemah dan 497 saham lainnya belum mengalami perubahan harga.

Aktivitas transaksi mencapai sekitar Rp321 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 1 miliar lembar saham.

Indeks Saham Unggulan Kompak Menguat

Sejalan dengan pergerakan , sejumlah indeks saham unggulan juga mencatatkan kenaikan. Jakarta Islamic Index (JII) menjadi indeks dengan penguatan terbesar di antara indeks yang disebutkan, yakni naik 1,31% ke level 307.

Indeks LQ45 turut menguat 0,59% ke posisi 542. Sementara itu, MNC36 naik 0,66% ke level 240 dan IDX30 bertambah 0,60% ke posisi 304.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa penguatan pada awal perdagangan tidak hanya terjadi pada IHSG, tetapi juga diikuti sejumlah indeks yang merepresentasikan kelompok saham pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mayoritas Sektor Berada di Zona Hijau

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham bergerak positif pada awal perdagangan. Kenaikan terjadi pada sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, teknologi, konsumer siklikal, keuangan, bahan baku, transportasi, industri, hingga kesehatan.

Sebaliknya, sektor infrastruktur menjadi satu-satunya sektor yang tercatat melemah pada pembukaan perdagangan.

Meski sebagian besar sektor menunjukkan penguatan, data yang tersedia belum merinci persentase kenaikan masing-masing sektor. Karena itu, sektor dengan kinerja paling tinggi belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi tersebut.

Investor dapat mencermati perkembangan sektoral sepanjang sesi untuk melihat sektor mana yang mampu mempertahankan momentum dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pergerakan indeks.

TAXI, RLCO, dan ALKA Masuk Daftar Top Losers

Di tengah dominasi saham yang menguat, sejumlah instrumen tercatat masuk jajaran top gainers. Daftar tersebut mencakup RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor, Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG, serta Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF.

Sementara itu, tiga saham yang masuk daftar top losers adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).

Perbedaan arah pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pasar secara keseluruhan tidak serta-merta diikuti oleh seluruh saham yang diperdagangkan.

Investor Perlu Mencermati Arah IHSG hingga Penutupan

Kenaikan IHSG pada awal perdagangan menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik. Namun, arah indeks pada menit-menit pertama belum cukup untuk memastikan tren penguatan akan bertahan hingga akhir sesi.

Investor perlu memantau perkembangan volume dan nilai transaksi, perubahan harga saham berkapitalisasi besar, serta rotasi antarsektor untuk menilai kekuatan momentum pasar.

Dengan mayoritas saham berada di zona hijau pada awal perdagangan, perhatian selanjutnya tertuju pada kemampuan IHSG mempertahankan kenaikan dan apakah penguatan tersebut meluas ke lebih banyak saham hingga penutupan perdagangan Kamis.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru