Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pengamat Sebut Prabowo Berpeluang Pulihkan Kepercayaan Publik

Hensa: Hadir Langsung ke Masyarakat ​

Hendri Satrio menilai Prabowo berpeluang memulihkan kepercayaan publik melalui perubahan gaya kepemimpinan, pembenahan ekonomi, dan penegakan hukum.

Analis komunikasi politik Henri Satrio alias Hensa menilai Presiden Prabowo Subianto masih berpeluang memulihkan kepercayaan publik dengan mengubah gaya kepemimpinan dan turun langsung ke tengah masyarakat, Kamis (29/10/2026). (foto: istimewa)
Analis komunikasi politik Henri Satrio alias Hensa menilai Presiden Prabowo Subianto masih berpeluang memulihkan kepercayaan publik dengan mengubah gaya kepemimpinan dan turun langsung ke tengah masyarakat, Kamis (29/10/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensa menilai Presiden masih memiliki peluang untuk melakukan rebound atau memulihkan di tengah tren penurunan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah dalam sejumlah survei.

Menurut Hensa, upaya memulihkan kepercayaan masyarakat harus dibarengi dengan perubahan gaya kepemimpinan. Prabowo dinilai perlu lebih banyak hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya menyampaikan pidato dari atas mimbar atau mengandalkan laporan dari jajaran pemerintahan.

Hensa menegaskan, kehadiran langsung seorang pemimpin di tengah masyarakat penting untuk memahami persoalan yang dihadapi rakyat sekaligus membangun kembali .

“Suka tidak suka dia harus rebound. Dia harus ganti gaya kepemimpinan dia yang di atas mimbar berpidato dengan turun. Jangan masuk ke gorong-gorong juga, cuma minimal tubuhnya ada di rakyat. Mulailah dia melakukan seperti itu karena rebound itu bukan untuk dia, tapi untuk Indonesia,” kata Hensa, Kamis (29/10/2026).

Ia berpandangan, pemulihan kepercayaan publik bukan semata-mata berkaitan dengan keberlangsungan posisi politik Prabowo, melainkan juga menyangkut upaya memperbaiki kondisi bangsa dan menjaga masa depan Indonesia.

Selain perubahan gaya kepemimpinan, Hensa menyoroti tiga persoalan utama yang menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Prabowo, yakni sektor ekonomi, penegakan hukum, dan komunikasi politik.

Di bidang ekonomi, kepercayaan investor dan kondisi pelaku usaha menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah dinilai perlu memastikan kebijakan yang diambil mampu memberikan kepastian serta menjaga kepercayaan terhadap iklim usaha nasional.

Sementara di bidang hukum, Hensa menekankan pentingnya ketegasan Presiden Prabowo dalam menyikapi orang-orang di lingkaran kekuasaannya yang terlibat persoalan korupsi.

Menurutnya, pejabat yang menghadapi masalah hukum semestinya menunjukkan tanggung jawab dengan tidak membebani Presiden dan pemerintahan yang sedang berjalan.

“Kadang bingung sama menteri-menteri itu kenapa tidak bantuin presiden. Misalnya kalau bermasalah dengan hukum, bantuin presidennya, loe mundur saja, jangan nungguin direshuffle,” tegasnya.

Hensa menilai, ketegasan dalam penegakan hukum dan sikap bertanggung jawab dari para pejabat pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas pemerintahan.

Di sisi lain, komunikasi politik juga perlu dibenahi agar kebijakan pemerintah dapat dipahami masyarakat secara lebih baik. Komunikasi yang efektif, menurut pandangan tersebut, perlu diiringi tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

Dengan demikian, Hensa menegaskan, peluang Prabowo untuk melakukan rebound tidak cukup hanya melalui pernyataan politik atau pencitraan, tetapi membutuhkan perubahan pendekatan kepemimpinan, pembenahan kinerja pemerintahan, serta komitmen terhadap penegakan hukum.

"Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan pemerintah lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat," pungkasnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru