Buntut Pemangkasan Ekspor Gas, RI dan Singapura Bersaing Bangun PLTN
Indonesia dan Singapura mengkaji pembangunan PLTN di tengah dinamika pasokan gas, dengan Indonesia menargetkan kapasitas awal 500 MWe pada 2032.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia dan Singapura berpotensi memanaskan persaingan energi di kawasan Asia Tenggara. Meski demikian, Indonesia dinilai memiliki modal ekosistem dan penguasaan teknologi nuklir yang jauh lebih matang ketimbang negara tetangga.
Wacana ini mengemuka setelah Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengkaji nuklir sebagai opsi energi usai pasokan gas dari Indonesia dipangkas. Di sisi lain, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengkaji pembangunan PLTN di Batam, Kepulauan Riau.
Guru Besar Ilmu Fisika Non-Proliferasi Nuklir ITB, Sidik Permana, menilai dinamika ini melahirkan persaingan langsung (head-to-head) yang dapat menjadi momentum percepatan program PLTN nasional.
“Jadi ada efek head to head negara tetangga dalam satu program strategisnya yaitu PLTN. Jadi kalau kesiapan Indonesia dengan membangun ekosistem nuklir sudah terbangun, akan tetapi keputusan tetap berada di top pimpinan negara ini,” ujar Sidik, seperti dilansir RMOL, Kamis (29/10/2026).
Dikatakannya, Indonesia telah merintis riset nuklir sejak 1954, mengoperasikan reaktor riset pertama pada 1965, serta didukung ribuan tenaga ahli lulusan teknik dan rekayasa nuklir. Pemerintah juga telah memasukkan program PLTN ke dalam RUPTL 2025–2034 dengan target awal 500 MWe pada 2032.
Sementara itu, Singapura dinilai masih memiliki keterbatasan fasilitas riset dan belum memasukkan nuklir secara khusus dalam perencanaan energinya.
“Semoga ini peluang cukup baik bagi percepatan implementasi PLTN di Indonesia dengan tentunya aspek kehati-hatian, pertimbangan teknologi dan aspek geopolitik serta ekosistem dan supply chain teknologi,” pungkas Sidik.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMITurun Rp11 Ribu, Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp2.559.000 Per Gram
Rozie Winata·9 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolrestabes Medan Bongkar Gudang Narkoba Berkedok Pengolahan Pinang
Herman Saleh Harahap·30 menit yang lalu -
SUMUTAlami Kecelakaan Kerja, Karyawan PT SKI Mengaku Belum Terima Hak
Herman Saleh Harahap·44 menit yang lalu -
PENDIDIKANInsentif MBG Rp1 Triliun Dikritik, Pengawasan Dinilai Lebih Penting
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIBuntut Pemangkasan Ekspor Gas, RI dan Singapura Bersaing Bangun PLTN
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
EKONOMIIHSG Dibuka Menguat ke 5.305, JII Melonjak 1,31%, Sektor Apa Paling Cuan?
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKPengamat Sebut Prabowo Berpeluang Pulihkan Kepercayaan Publik
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELPHRI Sumsel Buka Pendaftaran Calon Ketua Hingga 27 November
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Penyelundupan Emas Digagalkan, Tommy Kurnian Minta Pengawasan Diperketat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan