Sebut Negara Lakukan Pembiaran, Bakumsu Layangkan Lima Tuntutan Darurat kepada Presiden Prabowo
Bakumsu menilai negara lakukan pembiaran krisis lingkungan Sumut dan melayangkan lima tuntutan darurat kepada Presiden Prabowo.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu) mengeluarkan pernyataan keras terkait krisis lingkungan dan agraria yang melanda wilayah Sumatera Utara. Menilai pemerintah cenderung melakukan pembiaran terhadap perusakan ruang hidup, Bakumsu mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah luar biasa.
Bakumsu menegaskan bahwa Sumatera Utara saat ini sedang berada dalam kondisi darurat ekologis yang mengancam keselamatan ribuan nyawa.
Staf Studi dan Advokasi Bakumsu, Tommy Sinambela, menyoroti bagaimana legalitas formal seringkali digunakan untuk menindas hak-hak tradisional masyarakat. Menurutnya, pendekatan pemerintah yang hanya berfokus pada izin administrasi tanpa melihat fakta di lapangan adalah akar dari konflik yang berkepanjangan.
"Negara harus berhenti memandang konflik agraria hanya dari kacamata administratif dan legalistik formal. Di balik selembar sertifikat atau izin konsesi, ada hak hidup masyarakat adat dan petani yang telah mengelola tanah tersebut secara turun-temurun. Tanpa pengakuan terhadap sejarah penguasaan tanah rakyat, keadilan ekologi hanya akan menjadi slogan tanpa makna," ujar Tommy Sinambela, Rabu (31/12/2025).
Lima Poin Tuntutan Utama
Menanggapi situasi yang kian kritis, Bakumsu merilis lima poin tuntutan yang ditujukan langsung kepada Istana Negara:
1. Penetapan Bencana Nasional: Mendesak Presiden segera menetapkan status bencana di Sumatera sebagai Bencana Nasional akibat dampak kerusakan yang sudah melampaui batas daerah.
2. Moratorium PT Dairi Prima Mineral (DPM): Menghentikan seluruh proses perizinan dan ANDAL PT DPM. Bakumsu memperingatkan potensi "kematian massal" di Dairi akibat limbah beracun dan eksploitasi hutan yang ugal-ugalan jika tambang ini terus dipaksakan.
3. Pencabutan Izin PT GRUTI: Menuntut penghentian operasi PT GRUTI yang dinilai merusak kawasan hutan dan menjadi pemicu utama konflik agraria di wilayah Dairi.
4. Audit Total dan Penutupan Korporasi Perusak: Mencabut izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) serta seluruh korporasi tambang, kehutanan, dan perkebunan yang terbukti berkontribusi terhadap bencana ekologis di Sumut.
5.Kedaulatan Tanah Rakyat: Menghentikan kebijakan tata ruang yang hanya menguntungkan investor dan mengembalikan kedaulatan ruang hidup kepada masyarakat adat serta petani.
Baca Juga : Bakumsu Rilis Statistik Kelam HAM 2025: 51 Kasus Pelanggaran Melibatkan Aktor Negara
Menagih Janji Perlindungan Rakyat
Bakumsu menilai kebijakan tata ruang saat ini telah "menggadaikan" keselamatan rakyat demi kepentingan ekonomi jangka pendek. Mereka menekankan bahwa petani dan masyarakat adat adalah "penjaga terakhir" ekosistem yang seharusnya diberikan perlindungan hukum penuh, bukan justru dikriminalisasi.
Baca Juga : Sebut Amdal Mustahil Secara Teknis, Warga Dairi dan LSM Desak PBB Investigasi PT DPM
"Jangan biarkan Dairi dan wilayah lain di Sumut menjadi lokasi bencana berikutnya hanya karena negara lebih memilih melindungi izin korporasi daripada nyawa rakyatnya," pungkas Tommy Sinambela.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALGeger! Pensiunan Guru di Pamekasan Diduga Injak Al-Qur'an Saat Live TikTok
hendra·3 menit yang lalu -
NEWS VIDEOKapolri Perkuat Sinergi dengan Kemendes, Dorong Desa Bersih Narkoba dan Pemberdayaan Masyarakat
31 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALMA Batalkan Surat Keterangan Pendidikan Gibran, Dokumen Diperintahkan Dimusnahkan
hendra·56 menit yang lalu -
NASIONALPolri Minta Profesionalisme Satpam Ditingkatkan, Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum Jadi Sorotan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOAKBP Barus Berikan Sanksi Tegas Hukum pada Aparat Terlibat Narkoba, BNN Gencarkan Edukasi Dini Lewat Kurikulum Sekolah
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPabrik Beras di Deliserdang yang Digerebek Bareskrim Ternyata Pemasok Program Stunting BKKBN
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOBareskrim Polri Bongkar Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label di PT Usdama
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NASIONALKapolri Gandeng Kemendes PDT, Targetkan Desa Bersinar dan Buka Peluang Kerja bagi Mantan Pecandu Narkoba
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALRazia Gabungan Polisi-BNN di Lapas Kerobokan Bali, 24 Tahanan Positif Narkoba
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan