Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mulai Kelas 3 SD, Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib! Kemendikdasmen Siapkan 59 Ribu Guru

Kemendikdasmen akan melatih 59.575 guru SD mulai November 2026 untuk mempersiapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib kelas 3.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan puluhan ribu guru sekolah dasar (SD) untuk mendukung penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3. Sebanyak 59.575 guru kelas dijadwalkan mengikuti pelatihan yang dimulai pada awal November 2026. (Foto: ilustrasi AI)
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan puluhan ribu guru sekolah dasar (SD) untuk mendukung penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3. Sebanyak 59.575 guru kelas dijadwalkan mengikuti pelatihan yang dimulai pada awal November 2026. (Foto: ilustrasi AI)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah () menyiapkan puluhan ribu guru sekolah dasar (SD) untuk mendukung penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3. Sebanyak 59.575 guru kelas dijadwalkan mengikuti pelatihan yang dimulai pada awal November 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru kelas dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada siswa SD. Pelaksanaannya melibatkan 107 perguruan tinggi yang memiliki program studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Rencana pelatihan itu disampaikan Mu’ti dalam taklimat media bertajuk “2 Tahun Gerak Nyata Pendidikan Bermutu untuk Semua” di Gedung , Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).

“Awal November akan melatih 59.575 guru kelas SD untuk kecakapan mengajar bahasa Inggris dengan melibatkan 107 kampus yang memiliki prodi pendidikan bahasa Inggris,” kata Mu’ti.

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sekolah menjalankan kebijakan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD.

“Pelatihan ini adalah persiapan dan kesiapan kami untuk melaksanakan kebijakan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 sekolah dasar,” ujarnya.

Ribuan Guru Sudah Mengikuti Pelatihan

Sebelum program pelatihan berskala besar tersebut dimulai, Kemendikdasmen telah memberikan pelatihan kepada ribuan guru kelas untuk meningkatkan kemampuan mengajar Bahasa Inggris.

Mu’ti menyebut, sepanjang 2026, sebanyak 5.777 guru kelas telah mengikuti pelatihan serupa. Program berikutnya akan memperluas jangkauan peningkatan kompetensi agar lebih banyak guru siap mengajarkan Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar.

“Bahwa tahun 2026, kami sudah melatih guru kelas untuk mengajar bahasa Inggris sejumlah 5.777 guru kelas,” tutur Mu’ti.

Pelibatan 107 perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelatihan bagi puluhan ribu guru tersebut. Dengan dukungan institusi pendidikan tinggi yang memiliki program studi terkait, peningkatan kompetensi guru diharapkan berjalan lebih terarah.

Persiapan Penerapan Bahasa Inggris di Sekolah Dasar

Kebijakan menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD menuntut kesiapan tenaga pendidik, terutama di sekolah yang selama ini belum memiliki guru khusus Bahasa Inggris.

Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berupaya memperkuat kemampuan guru kelas agar dapat mendukung pembelajaran Bahasa Inggris sesuai kebutuhan peserta didik di tingkat dasar.

Kesiapan guru menjadi salah satu aspek penting dalam penerapan kebijakan ini. Selain kompetensi pengajar, pelaksanaan di sekolah juga membutuhkan materi pembelajaran yang sesuai dengan usia siswa serta dukungan sarana pendidikan.

Kemendikdasmen menyatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan kebijakan Bahasa Inggris wajib di kelas 3 SD. Adapun rincian mengenai durasi pelatihan, materi yang diberikan, mekanisme peserta, dan tahapan penerapan kebijakan secara menyeluruh belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan pada taklimat media tersebut.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan guru dalam memberikan pembelajaran Bahasa Inggris sejak jenjang sekolah dasar.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait