Banjir di Kabupaten Bandung Lumpuhkan Akses Utama Dayeuhkolot, 2.148 Keluarga Terdampak Luapan Sungai Citarum
Sebanyak 2.148 keluarga terdampak dan 2.134 bangunan terendam, dengan TMA tertinggi di Baleendah dan Dayeuhkolot mencapai 130 cm
Nusantaraterkini.co, BANDUNG - Peristiwa banjir melanda beberapa kawasan di Kabupaten Bandung pada Jumat (5/12/2025) pagi tadi.
Melansir RMOL, banjir yang terjadi menunjukkan genangan tinggi, termasuk di Desa Cangkuang Wetan.
Selain itu, di kawasan Jalan Raya Dayeuhkolot, air setinggi pinggang orang dewasa menutup badan jalan di depan Masjid Agung Dayeuhkolot. Arus lalu lintas pun lumpuh total sejak pukul 06.00 WIB.
Begitu juga, ruas penghubung Dayeuhkolot-Baleendah dan Kota Bandung bahkan tidak dapat dilalui kendaraan.
Baca Juga : Untuk Dapat Bantuan, Pengungsi Tempuh 3KM Demi Air Minum
Tinggi genangan bervariasi antara 30-50 sentimeter, dengan beberapa titik mencapai sekitar 1 meter. Sejumlah sepeda motor mogok dan pengendara terpaksa mendorong kendaraannya ke area yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, banjir juga merendam kawasan Cijagra, Bojongsoang, pada waktu yang hampir bersamaan.
Sejak Kamis (4/12/2025) sore, luapan Sungai Anak Citarum menyebabkan 2.148 keluarga terdampak di delapan kecamatan, yakni Soreang, Bojongsoang, Banjaran, Dayeuhkolot, Ciwidey, Baleendah, Katapang, dan Andir.
Juru bicara BPBD Jawa Barat, Andrie Setiawan, menyebut sebagian wilayah mulai surut, namun beberapa titik masih terendam.
Tinggi muka air (TMA) tercatat; Kecamatan Andir 10-50 cm, Rancamanyar 20-120 cm, Baleendah 20-120 cm, dan Dayeuhkolot 0-130 cm
Sebanyak 2.134 bangunan terdampak, mencakup rumah warga, fasilitas ibadah, dan fasilitas umum. Wilayah dengan rumah terendam terbanyak adalah Bojongsoang (615 unit), Rancamanyar (503 unit), dan Baleendah (296 unit).
Baca Juga : Pascabanjir, Sejumlah Gedung Perkantoran di Kota Langsa Masih Tertutup Lumpur
Banjir juga mengganggu operasional transportasi umum karena sejumlah jalan tidak dapat dilalui. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung melakukan penyesuaian rute untuk menghindari area yang terendam.
BPBD Kabupan Bandung juga mencatat ribuan rumah warga terendam banjir dan sebagiannya tertimbun material longsor tanah sejak tanggal 3 dan 4 Desember tahun 2025.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINAL20 Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap, Polda Metro Jaya Komitmen Dukung Program Kapolri
hendra·21 menit yang lalu -
EKONOMIDari Waktu Luang Jadi Peluang & Tumbuh Harapan dari Tangan Perempuan
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
SUMSELPastikan Tepat Sasaran, Bulog Sumsel Babel Perketat Pengawasan SPHP
hendra·52 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolda Metro Jaya Bongkar 23 Kasus Curanmor, 20 Orang Ditangkap dan 17 Motor Disita
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKepergok Curi Ayam Bangkok, Pria di Bandung Aniaya Pemilik hingga Tewas
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALMA Nyatakan Suket SMA Gibran Tak Sah, Pengacara Sebut Posisi Wapres Tak Terpengaruh
hendra·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANBait Energi & Buah Inovasi, Pelita Bersih Masa Depan Sekolah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALPHK di Singapura Tembus 4.800 Orang, Tertinggi Sejak Pandemi COVID-19
hendra·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALAS Restui Penjualan Rudal Patriot Rp38 Triliun untuk Ukraina
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKecoh SPBU Pakai Barcode Ganda, Sopir Truk Penimbun Solar Subsidi untuk Pabrik Beton Diciduk
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan