Nusantaraterkini.co, Medan - Modus jadi pengantar daging, seorang pria tak dikenal bawa kabur daging sapi milik pedagang di Pasar Akik, Kecamatan Medan Area, Kamis Pagi (7/8/2025).
Dalam rekaman cctv yang yang ada di pasar, terlihat seorang pria dengan mengenakan baju lengan panjang dan memikul sebuah karung datang ke kios pedagang yang saat itu belum dibuka.
Baca Juga : Jadi Pembicaraan Hangat, Polisi Tangkap Komplotan Pemain Judol yang Rugikan Bandar, Warganet: Legalkah?
Dalam video itu, terlihat pula pelaku yang datang dengan santainya ini menukar karung berisi daging sapi milik pedagang yang saat itu baru saja diantar ke kios oleh pemasok dari rumah potong hewan dengan sebuah karung yang dibawa oleh pelaku sebelumnya.
Dimana, pemilik kios sendiri baru menyadari aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku ini setelah dirinya tiba di kios tempatnya berjualan dan hendak membuka karung yang biasa berisi daging miliknya untuk berjualan telah berubah menjadi sampah plastik dan dedaunan.
"Kejadiannya subuh tadi, sekitar jam 5 gitu lah bang. Saat itu memang saya belum datang ke kios, tapi daging yang biasa di antar dari rumah potong hewan sudah masuk," Ungkap pedagang daging bernama Nurbianti.
Akibat kejadian ini, korban pun kehilangan daging sapi seberat 35 Kilo Gram yang rencananya akan di jual di pasar tersebut dengan total kerugian mencapai Rp 3,8 juta
Sementara itu, Nurbianti juga turut menjelaskan, jika modus pelaku ini berpura-pura menjadi pemasok ke tempatnya berjualan dengan membawa karung besar serta kuitansi penjualan.
Baca Juga : Rumah Agen Penyalur Tenaga Kerja Abal Abal Ke New Zealand Digeruduk Ratusan Warga
"Pelaku datang bawa kuitansi juga bg, diletakan dia di meja kios saya. Jadi pedagang lain yang liat pelaku ini pun gak curiga sama dia, dikira orang ini memang dia yang biasa ngantar daging tempat saya," Ujarnya.
Atas aksi pencurian yang dilakukan oleh pria tidak dikenal ini, korban pun berencana akan melaporkan peristiwa yang di alami nya tersebut ke Mapolsek Medan Area guna mengamankan pelaku yang diduga merupakan spesial pencuri di pasar tradisional tersebut.
(cw4/Nusantaraterkini.co)
