Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Karena Sikap Cuek, Pria di Malang Dibacok Temannya: Polisi Buru Pelaku

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Polisi memeriksa lokasi pria berinisial I (30) yang menjadi korban pembacokan oleh temannya sendiri di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. (Foto: Dok. Polres Malang)

Nusantaraterkini.co, MALANG - Seorang pria berinisial I (30), warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan oleh teman dekatnya sendiri. Korban diserang secara tiba-tiba dan mengalami luka serius di bagian leher.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, di rumah seorang warga di Desa Ganjaran. Informasi tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar.

Menurut Bambang, saat kejadian korban tengah duduk berbincang santai di ruang tamu rumah temannya. Tak lama kemudian, pelaku yang sudah saling mengenal dengan korban datang dan ikut bergabung dalam perbincangan.

Baca Juga : Polres Tapsel Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis di Paluta, Sengketa Lahan Berakhir Maut

Di tengah suasana tersebut, korban sempat mempertanyakan sikap pelaku yang belakangan terkesan cuek. Namun, pertanyaan itu justru berujung pada aksi kekerasan. Tanpa memberi jawaban, pelaku mendadak mengeluarkan pisau dan membacok korban dari arah belakang, lalu melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher serta jari tangan kiri. Warga sekitar segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gondanglegi, yang kemudian ditangani oleh Satreskrim Polres Malang.

“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini tim masih melakukan pengejaran intensif,” ujar Bambang dikutip Selasa (10/2/2026).

Baca Juga : Tak Terima Tangan Anak Dibacok, Ibu di Palembang Laporkan Geng Motor

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang berlumuran darah. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kami juga telah mengajukan visum dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna mendukung proses penyidikan,” jelas Bambang.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan. “Kami pastikan pelaku akan kami kejar hingga tertangkap. Tidak ada ruang bagi aksi kekerasan di wilayah hukum Polres Malang,” tegasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)