Rumah Agen Penyalur Tenaga Kerja Abal Abal Ke New Zealand Digeruduk Ratusan Warga
Rumah Agen Penyalur Tenaga Kerja Abal Abal Ke New Zealand Digeruduk Ratusan Warga
Nusantaraterkini.co, Medan - Diduga lakukan penipuan berkedok agen penyalur tenaga kerja, ratusan korban geruduk rumah salah seorang terduga pelaku di Komplek Vila Mutiara, Jalan Karya Wisata Ujung, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (6/8/2025.
Dalam video amatir yang direkam oleh sejumlah korban ini, terlihat ratusan warga yang emosi berusaha masuk ke dalam rumah terduga pelaku untuk meminta pertanggung jawaban atas gagalnya berangkat bekerja ke Negara New Zealand.
Baca Juga : Bobby Nasution Minta Warga Sumut tak Kibarkan Bendera Bendera One Piece dan Merah Putih
Sebelumnya, ratusan warga yang menjadi korban penipuan ini, diimingi oleh 5 orang agen palsu berinisial H/ Y/ J-F/ B serta C untuk berangkat bekerja di negara New Zealand dengan gaji sebesar 1.500 USD.
Namun sebelum berangkat, para korban ini di minta untuk membayar uang deposit yang nominalnya bervariasi, mulai dari 2 hingga 7 Juta rupiah.
Para korban tergiur dengan gaji besar itu pun, lantas menyetujui syarat yang diberikan para pelaku untuk menyetorkan uang deposit sesuai nominal.
Tetapi setelah uang disetorkan kepada para pelaku, sejak juli 2024 lalu para korban ini pun tidak kunjung diberangkatkan.
Di mana, para pelaku selalu menunda keberangkatan dengan berbagai macam alasan.
Muhammad Andra Antasari, salah satu korban mengatakan, jika awalnya para pelaku ini menjanjikan para korban untuk bekerja di New Zealand.
Namun, hingga saat dirinya tidak kunjung diberangkatkan dengan berbagai alasan.
"Awalnya kami di janjikan berangkat pada Juli 2024 lalu, namun selalu di undur setiap 2 bulan sekali. Dan hingga akhirnya sampai saat ini juga tidak ada kejelasan," ujarnya.
Selain itu dirinya juga menjelaskan, jika aksi yang dilakukan bersama korban lainnya ini untuk menuntut pengembalian uang yang sebelumnya telah disetorkan kepada ke 5 pelaku.
Baca Juga : Viral Oknum Polantas di Medan Diduga Pungli ke Pemotor
"Kami cuma minta uang kami di kembalikan, dimana setiap orang itu kerugiannya bervariatif, mulai dari 2 hingga 7 juta. Dan untuk korban nya sendiri sebenarnya mencapai 1000 orang lebih, namun yang baru terdata melaporkan ada sekitar 158 orang. Sehingga, untuk total kerugian bisa mencapai 1,5 Milyar," Jelasnya.
Sementara itu, lantaran tidak ada penyelesaian antara para pelaku dan ratusan korban ini, akhirnya para korban pun mengamankan ke 5 pelaku ke Mapolresta Deliserdang guna melaporkan ke 5 nya atas dugaan penipuan dan penggelapan.
(cw4/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSWacana Sex Toy untuk Warga Binaan Tuai Polemik, MUI Tegaskan Hukumnya Haram
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELPemkab Banyuasin Susun Standar Biaya 2027, Kaji Opsi Sewa Kendaraan Dinas
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALGeng Motor Serang 2 Mahasiswa di Makassar, 1 Tewas Kena Tebasan Parang dan Anak Panah
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSRazia Kos di Kisaran, 8 Pasangan Muda-Mudi Diamankan Polisi, Ada Anak di Bawah Umur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDiduga Hendak Balap Liar, 29 Motor Berknalpot Brong Diamankan di Jalan Diponegoro Medan
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAKecelakaan Maut Dua Motor di Sergai, Remaja 17 Tahun Tewas di Lokasi
hendra·4 jam yang lalu -
-
NEWSMayat Pria Ditemukan Membusuk di Bangunan Kosong Tebingtinggi, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
hendra·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan