Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara ke-11 diwarnai kericuhan. Tampak ratusan orang diduga para kader yang menggunakan pakaian loreng dan kuning-kuning ribut di luar forum hingga menyebabkan salah satu kaca pecah.
Amatan Nusantaraterkini.co, keributan bermula dari dalam forum. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 14.47 WIB. Kemudian menyebar hingga keluar arena Musda di hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau Medan.
Baca Juga : Panitia Minta Polisi Usut Dalang Kericuhan di Luar Arena Musda XI Golkar Sumut
Tampak kedua kelompok massa saling kejar dan membawa kayu serta petasan. Kedua kelompok massa itu juga melempar batu.
Baca Juga : Terpilih Pimpin Golkar Sumut, Andar Amin Harahap Serukan Kader Akhiri Dinamika dan Perkuat Konsolidasi
Petugas kepolisian yang berjaga langsung bergerak cepat mengendalikan situasi. Meski begitu, kedua kelompok massa yang diduga berasal dari organisasi sayap Golkar itu tetap saling kejar membawa kayu.
Sekretaris SC Musda Golkar, Muhammad Asril mengatakan, keributan itu bermula saat panitia dan SC meminta para peserta yang menghadiri forum untuk menyesuaikan diri.
"Kalau udah masuk tahapan sidang dan paripurna, itu kan yang di luar peserta dan peninjauan kita minta menyesuaikan diri. Dan di dalam forum ada yang bukan peserta," kata Asril saat ditemui Nusantaraterkini.co, di arena Musda, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga : Terpilih Jadi Hakim MK dari Unsur DPR, Ini Rekam Jejak Adies Kadir
Ia menyebut, dinamika yang terjadi di dalam kontestasi seperti Musda kali ini merupakan hal yang biasa. Saat ini situasi juga sudah relatif kondusif.
"Kita tadi sudah mengimbau, dan ada juga instruksi untuk tetap menjaga kondusifitas berjalannya Musda kali ini. Kita harus jaga kekompakan dan soliditas," ucapnya.
Baca Juga : Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyerapan Gabah di Lalan, Dorong Peningkatan Indeks Tanam
(cw2/nusantaraterkini.co)
