Dari Pemburu Jadi Bandar? Kasat Narkoba Polres Bima Ditangkap dalam Kasus Sabu
Barang Bukti Hampir Setengah Kilogram
Kasat Narkoba Polres Bima AKP Malaungi ditetapkan sebagai tersangka peredaran sabu hampir 0,5 kg usai tes urine positif dan penggeledahan rumah dinas.
Nusantaraterkini.co, NTB – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi menetapkan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima, AKP Malaungi, sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sumbawa.
Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Senin.
“Berdasarkan hasil penyelidikan yang ditingkatkan ke tahap penyidikan, penyidik menetapkan AKP Malaungi sebagai tersangka,” ujar Kholid.
AKP Malaungi dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, junto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Ia juga disangkakan Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP.
Kasus ini bermula dari pengembangan penangkapan Bripka Karol, anggota SPKT Polres Bima Kota, yang diamankan bersama istri dan dua rekannya. Dari tangan mereka, polisi menyita puluhan gram sabu-sabu serta uang tunai senilai puluhan juta rupiah.
Dalam pemeriksaan, Bripka Karol mengungkap bahwa sumber utama barang haram tersebut berasal dari AKP Malaungi. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Bidang Propam dan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.
Pada 3 Februari 2026, penyidik melakukan tes urine terhadap AKP Malaungi. Hasilnya menunjukkan yang bersangkutan positif mengandung amfetamin, metamfetamin, serta zat MDMA yang umum ditemukan pada narkotika jenis sabu dan ekstasi.
Tak berhenti di situ, penyidik melakukan pendalaman dan memperoleh pengakuan bahwa AKP Malaungi menguasai sabu-sabu dengan berat bersih mencapai 488 gram. Penggeledahan pun dilakukan di rumah dinasnya di asrama Polres Bima Kota.
Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan barang bukti sabu dengan berat hampir setengah kilogram. Temuan ini memperkuat dugaan keterlibatan AKP Malaungi dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
“Jumlah barang bukti yang diamankan menjadi dasar kuat penetapan tersangka dalam kasus peredaran narkoba,” tegas Kholid.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIIHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Harga Minyak dan Aturan BEI
hendra·42 menit yang lalu -
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan