Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average Cetak rekor Tertinggi Dalam Sesi Perdagangan Black Friday

Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat rekor penutupan tertinggi dalam sesi perdagangan Black Friday

Bagikan:
Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat rekor penutupan tertinggi dalam sesi perdagangan Black Friday yang dipersingkat.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat rekor penutupan tertinggi dalam sesi perdagangan Black Friday yang dipersingkat.
A A

Nusantaraterkini.co, New York - Pada perdagangan Jumat (29/11/2024) Indeks S&P 500 dan mencatat rekor penutupan tertinggi dalam sesi perdagangan yang dipersingkat.

BACA: Harga Minyak Mentah Naik Setelah Israel dan Kelompok Bersenjata Lebanon, Hezbollah Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Didorong oleh saham teknologi seperti Nvidia. Musim belanja liburan menjadi fokus utama, dengan sektor ritel ikut menguat.  

Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, sektor teknologi informasi berkontribusi signifikan pada kenaikan S&P 500 dan Dow, yang juga didukung oleh saham industri. Nvidia naik 2%, sementara Tesla mencatat kenaikan 3,7%.

BACA: Harga Emas Antam Naik Rp6.000 Dibanderol Rp1.514.000 Per Gram di Perdagangan Sabtu (30/11/2024)

Di sisi lain, para investor memantau respons konsumen terhadap diskon besar . Adobe Analytics memperkirakan belanja daring akan mencapai rekor US$ 10,8 miliar, naik 9,9% dibandingkan tahun lalu. 

Saham Target naik 1,7% dan Macy's menguat 1,8%. Indeks S&P 500 naik 0,56% ke level 6.032,44 poin, melampaui rekor intraday sebelumnya di 6.025,42 poin.

BACA: Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Dibanderol Rp1.508.000 Per Gram di Perdagangan Jumat (29/11/2024)

Dow Jones Industrial Average naik 0,42% ke 44.910,65 poin, sedangkan naik 0,83% ke 19.218,17 poin.

“Peritel banyak melakukan impor. Tingkat persediaan sangat penting bagi profitabilitas dan kemampuan mereka mengendalikan margin, jadi mereka akan menjadi salah satu industri yang terdampak tarif,” ujar Ross Mayfield, ahli strategi investasi di Baird. 

BACA: Harga Emas Spot Turun Tipis 0,1% ke Level US$2.637,71 Per Ons Troi Terseret Situasi Geopolitik di Timur Tengah

“Namun sejauh ini, penjualan Black Friday dan Cyber Monday tampak cukup solid,” tambahnya.

Saham semikonduktor pulih dari penurunan sebelumnya, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor naik 1,5%. Indeks Russell 2000 yang berisi saham berkapitalisasi kecil, juga menguat 0,4% seiring penurunan imbal hasil obligasi Treasury dari level tertinggi multi-bulan.

BACA: Kurs Rupiah Spot Dibuka Menghijau Berada di Level Rp15.847 Per Dolar Pagi Ini

Sebelumnya, indeks utama ditutup melemah pada Rabu, dengan Nasdaq memimpin penurunan.

Saham teknologi merosot menjelang libur Thanksgiving di tengah kekhawatiran bahwa akan lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga setelah data inflasi AS yang kuat.

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS dan mayoritas Partai Republik di Kongres meningkatkan optimisme di pasar saham. Investor berharap kebijakan pro-bisnis Trump dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan.

Namun, kekhawatiran muncul bahwa kebijakan tersebut juga dapat memicu inflasi, memperlambat penurunan suku bunga, dan membebani pertumbuhan global.

Para trader memperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, tetapi kemungkinan menghentikan sementara pemotongan suku bunga pada Januari, menurut FedWatch dari CME Group.

Saham kripto juga menguat seiring kenaikan bitcoin, mendorong MARA Holdings naik 1,9%.

Di sisi lain, saham Applied Therapeutics anjlok 76% setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menolak menyetujui obatnya untuk pengobatan penyakit metabolik genetik yang langka.

Di NYSE, jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 2,46 banding 1. Ada 386 titik tertinggi baru dan 63 titik terendah baru di NYSE. S&P 500 mencatat 31 titik tertinggi baru selama 52 minggu terakhir, sementara Composite mencatat 116 titik tertinggi baru dan 31 titik terendah baru.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 8,15 miliar saham selama pekan perdagangan singkat ini, dibandingkan dengan rata-rata harian 15 miliar saham selama 20 hari terakhir. Selama seminggu, S&P 500 naik 1,06%, Nasdaq naik 1,13%, dan Dow naik 1,39%. Indeks Russell 2000 naik 1,48%, mencapai rekor tertinggi di awal pekan.

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait