Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rupiah Menguat ke Rp17.628 per Dolar AS, Pasar Soroti Sinyal Dovish The Fed

Rupiah menguat ke Rp17.628 per dolar AS pada Jumat (4/9/2026). Analis memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.600-Rp17.750.

Bagikan:
Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — mengawali perdagangan Jumat (4/9/2026) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah berada di posisi Rp17.628 per , naik 51 poin atau sekitar 0,29 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penguatan berlangsung ketika pergerakan mata uang kawasan Asia cenderung beragam terhadap . Sejumlah mata uang regional tercatat menguat, antara lain yuan China sebesar 0,02 persen, peso Filipina 0,25 persen, dan dolar Singapura 0,08 persen.

Namun, beberapa mata uang Asia lainnya justru bergerak melemah. Yen Jepang turun 0,02 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,07 persen, dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen, sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,05 persen.

Sementara itu, mata uang utama negara-negara maju yang dipantau menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Dolar Kanada naik 0,07 persen, poundsterling Inggris menguat 0,08 persen, euro bertambah 0,06 persen, dan franc Swiss naik 0,01 persen.

Dolar Australia juga menguat sekitar 0,017 persen terhadap dolar AS.

Rupiah Berpeluang Kembali Menguat

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren positif pada perdagangan Jumat.

Menurut Lukman, salah satu faktor yang menjadi katalis penguatan rupiah adalah pernyataan bernada dovish dari pejabat (), Christopher Waller.

"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS menyusul pernyataan dovish dari pejabat Waller yang melemahkan dolar AS dan menurunkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed pada September," ujar Lukman, Jumat (4/9/2026).

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.

Pergerakan rupiah selanjutnya akan turut dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter AS, arah dolar global, serta dinamika kawasan Asia.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait