Ketua RT dan RW Jadi Korban Pembacokan Brutal di Palembang, Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku
Tiga warga, termasuk Ketua RT dan RW, menjadi korban pembacokan brutal di Palembang. Kuasa hukum melapor dan mendesak polisi segera menangkap pelaku.
Nusantaraterkini.co,ย PALEMBANG - Tiga warga Jalan Pertahanan Ujung, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, termasuk Ketua RT dan Ketua RW setempat, dilarikan ke rumah sakit usai diserang sekelompok pria bersenjata tajam pada, Senin (2/11/2026).
Penasihat hukum, Titis Rachmawati langsung membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang untuk ketiga korban yang juga merupakan keluarganya.
"Kita melaporkan adanya kejadian yang menimpa keluarga saya yang dikeroyok atau dianiaya sampai terjadi pembacokan secara brutal dan sadis," ujar Titis.
Ketiga korban penganiayaan brutal tersebut menimpa M Al Hadi yang menjabat sebagai Ketua RT, Hafiz selaku Ketua RW, serta seorang warga bernama Arfani.
Akibat penyerangan tersebut, M Al Hadi menderita empat luka bacok di bagian belakang tubuh serta tujuh luka tusuk.
Sementara itu, Arfani mengalami luka bacok di bagian betis, sedangkan Hafiz menderita luka tusuk serius pada bagian perut.
โKorban ada tiga orang, terluka parah semua. Luka bacok di dada, perut dan kaki. Bahkan dalam proses operasi di rumah sakit. Ada juga rumah korban yang dirusak dan kendaraan yang dirusak oleh para pelaku,โ ungkapnya.
Penasihat hukum korban menduga insiden penyerangan ini dipicu oleh rencana pengukuran tanah oleh seorang perempuan berinisial RJ yang sempat mendatangi Polsek SU II sehari sebelum kejadian.
Pihak keluarga mengaku telah berkoordinasi dan mengingatkan aparat kepolisian setempat untuk mengantisipasi potensi konflik sebelum terjadinya aksi pembacokan.
โSaya sempat telepon kapolsek, jangan sampai terjadi hal tidak diinginkan. Namun kenyataannya hari ini mereka tanpa memberitahu langsung ke sana dan terjadi pembacokan,โ katanya.
Selain menganiaya para korban, kelompok pelaku penyerangan dilaporkan turut merusak rumah tinggal serta kendaraan milik korban di lokasi kejadian.
Pihak keluarga meminta kepolisian untuk bertindak tegas dengan menangkap seluruh pelaku serta mengamankan sosok RJ yang diduga menjadi aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.
โSaya meminta kepada pihak kepolisian secara tegas mengamankan aktor intelektual penyerangan. Kita sudah mengetahui semua, bahkan sebelum terjadi sempat melakukan proses wawancara di medsos,โ tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan adanya laporan insiden pengeroyokan dan pembacokan di wilayah Seberang Ulu II tersebut.
Aparat kepolisian bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP awal dan mengumpulkan barang bukti.
Penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang juga tengah menginterogasi sejumlah saksi mata guna mengungkap motif pasti di balik aksi penyerangan berdarah tersebut.
โUntuk motifnya masih dilakukan pendalaman. Kita sudah datangi lokasi kejadian, saat ini lagi memeriksa keterangan para saksi,โ pungkasnya.ย
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALGibran Didesak Mundur Usai Putusan MA, Denny Indrayana Minta DPR Mulai Proses Pemakzulan
hendra·24 menit yang lalu -
NEWSOJK Pacu Inovasi Keuangan Syariah, Produk dan Layanan Diminta Lebih Berpihak pada Konsumen
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOEdarkan 599 Vape Narkoba, E-S Pegawai Lapas Kelas I Medan Terancam Dipecat
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELKetua RT dan RW Jadi Korban Pembacokan Brutal di Palembang, Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKetua RT dan RW di Palembang Dibacok OTK, Diduga Gegara Sengketa Lahan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSHari Pertama Penjaringan PWI Sumut, Tiga Kandidat Ambil Formulir Ketua PWI dan DKP
hendra·2 jam yang lalu -
-
-
PENDIDIKANCegah Narkoba dan Judol, Wakapolda Sumsel Edukasi Siswa SMKN Sumsel
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKAN39 Wisudawan STT Siar Nauli Tapteng Resmi Sandang Gelar Sarjana Teologia dan PAK
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan