Sinergi Pertamina dan Polisi Ringkus DPO Penyadapan Minyak di Jambi
Pertamina dan polisi menangkap DPO kasus penyadapan ilegal pipa minyak Pertamina EP Jambi di Prabumulih Timur, Sumatera Selatan.
Nusantaraterkini.co, JAMBI — Tim gabungan Pertamina dan aparat penegak hukum memproses penangkapan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian minyak melalui penyadapan ilegal (illegal tapping) pada jalur pipa Pertamina EP (PEP) Jambi. Terduga pelaku berinisial SH ditangkap di rumah kontrakan wilayah Prabumulih Timur, Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2026).
Penangkapan merupakan hasil koordinasi pengamanan lintas wilayah antara Security Pertamina EP Jambi Field (Zona 1) dan Security Pertamina EP Prabumulih Field (Zona 4) bersinergi dengan Polsek Kotabaru Jambi dan Polres Prabumulih. SH buron atas tindakan penyadapan pipa minyak di Jalan Surya Darma KM 9, Kotabaru, Jambi.
Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, mengapresiasi kolaborasi lintas zona dan aparat penegak hukum dalam pengungkapan kasus yang mengancam ketahanan energi nasional ini.
“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergi pengamanan lintas wilayah operasi Pertamina bersama aparat penegak hukum. Kami mengapresiasi koordinasi yang solid antara tim Security Zona 1 dan Zona 4 serta dukungan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti kasus pencurian minyak,” ujar Kurniawan, seperti dilansir RMOL, Senin (26/10/2026).
Kurniawan menegaskan tindakan illegal tapping berpotensi tinggi merusak lingkungan serta membahayakan keselamatan warga sekitar.
“Pencurian minyak melalui penyadapan ilegal bukan hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan. Kerusakan pada jalur pipa dapat menimbulkan kebocoran, tumpahan minyak, hingga gangguan produksi,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut aktif melaporkan kegiatan mencurigakan di sekitar objek vital nasional tersebut demi menjaga keandalan infrastruktur dan kelangsungan produksi migas nasional.
“Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan fasilitas migas sebagai aset strategis negara. Keamanan infrastruktur energi merupakan tanggung jawab bersama agar kegiatan operasi dapat terus berjalan dengan selamat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan energi nasional,” pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKades di Bangkalan Diduga Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep Tak Tersedia
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTragis! Anak 14 Tahun di Pati Diduga Dicabuli Kakak dan Ayah Tiri, Korban Diancam dengan Video
hendra·4 jam yang lalu -
SUMSELSisa 5 Hari! Herman Deru Minta Warga Sumsel Segera Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan
5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Daerah di Aceh, 12 Pelaku Ditangkap: 21 Motor Hasil Curian Disita
hendra·5 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Kelas 3 SD, Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib! Kemendikdasmen Siapkan 59 Ribu Guru
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSKarhutla Way Kambas Belum Padam, BNPB Kerahkan Personel dan Helikopter Water Bombing
hendra·6 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOPolda Sumut Ungkap Penyelewengan Solar Subsidi Pakai Mobil Boks
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
NEWS VIDEOAkali Takaran BBM Selama 7 Tahun, Manager dan SPV SPBU di Sergai Ditangkap Polda Sumut
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
NEWSAMNB Temui Ketua DPRD Madina, Desak Surat Usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Segera Ditanggapi
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan