Bisnis Penyulingan Minyak Ilegal Digrebek: Dua Pekerja Diciduk, Pemilik Jadi Buron Polisi
Polisi bongkar dua lokasi penyulingan minyak ilegal di Musi Banyuasin, dua pekerja ditangkap, dua pemilik buron dan masuk DPO.
Nusantaraterkini.co, MUSI BANYUASIN – Polsek Babat Toman Polres Musi Banyuasin membongkar dua lokasi penyulingan minyak mentah ilegal (illegal refinery) di Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Dalam penggerebekan saat patroli rutin tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pekerja. Sementara dua pemilik lokasi, melarikan diri dan resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dua pekerja yang ditangkap adalah JI (42) dan Y (41), yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Babat Toman. Sementara itu, dua orang terduga pemilik lokasi, yakni pria berinisial PIR (47) dan HER, kini masuk dalam daftar buronan dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Penindakan bermula saat personel Polsek Babat Toman melakukan patroli preventif dan represif di kawasan Kecamatan Lawang Wetan. Lokasi Pertama (Milik PIR - DPO), petugas mendapati dua pekerja (JI dan Y) sedang mengoperasikan satu unit tungku penyulingan berkapasitas 55 drum. Keduanya langsung diamankan di tempat beserta barang bukti.
Lokasi Kedua (Milik HER - DPO), petugas menemukan aktivitas penyulingan minyak dengan peralatan lengkap. Namun, para pekerja di lokasi ini berhasil melarikan diri saat mengetahui kedatangan polisi.
Petugas kemudian memasang garis polisi (police line) dan menyita seluruh peralatan dari kedua Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Dari kedua lokasi illegal refinery tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti teknis pendukung aktivitas penyulingan tanpa izin yakni, mesin penyedot minyak dan mesin blower, tungku penyulingan berkapasitas 55 drum berisi sisa minyak mentah, wadah tedmon berisi minyak hasil penyulingan, selang, drum, serta peralatan pendukung lainnya.
Para pelaku diduga melanggar ketentuan pidana di bidang usaha hilir minyak dan gas bumi tanpa izin sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan Minyak dan Gas Bumi (Migas).
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo mengapresiasi kesigapan anggotanya di lapangan dan menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas migas ilegal.
"Kami mengapresiasi kesigapan personel Polsek Babat Toman yang berhasil menindak dua lokasi illegal refinerysekaligus dalam satu patroli," ujar AKBP Ruri Prastowo dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (29/7/2026).
Ruri menegaskan jika pihak kepolisian akan terus mengejar para pemilik lokasi yang buron hingga tuntas.
"Terhadap pihak yang masih buron, kami akan terus melakukan pengejaran hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga ketahanan energi nasional dan keselamatan lingkungan.
Polda Sumsel memastikan akan terus memperkuat patroli dan penegakan hukum demi menciptakan tata kelola sumber daya alam yang legal, aman, dan berkelanjutan.
"Kami akan terus menindak setiap aktivitas usaha migas ilegal yang merugikan negara dan membahayakan lingkungan," imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas penyulingan ilegal maupun keberadaan para DPO.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat maupun memberikan tempat bagi praktik penyulingan minyak ilegal serta segera melapor jika mengetahui keberadaan DPO," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·1 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·2 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan