Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Naik 2,93 Persen, Luas Panen Padi di Sumsel Capai 578 Ribu Hektare

Luas panen padi Sumsel mencapai 578,76 ribu hektare pada Januari–September 2026, naik 2,93 persen dibandingkan tahun lalu.

Bagikan:
Badan Pusat Statistik mencatat luas panen padi di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 578,76 ribu hektare sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau meningkat 2,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (foto: tia/nusantaraterkini.co)
Badan Pusat Statistik mencatat luas panen padi di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 578,76 ribu hektare sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau meningkat 2,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Badan Pusat Statistik mencatat di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 578,76 ribu hektare sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau meningkat 2,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Luas panen tersebut meningkat sekitar 16,45 ribu hektare dibandingkan Januari-September 2025 yang mencapai 562,31 ribu hektare," ujar Kepala , Selasa (3/11/2026).

Peningkatan luas areal panen tanaman pangan tersebut mendorong optimisme terhadap penguatan ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan. BPS turut memproyeksikan potensi areal panen padi pada sisa triwulan keempat tahun ini masih akan mengalami pertambahan secara berkelanjutan.

“Sementara itu, potensi pada Oktober-Desember 2026 diperkirakan sekitar 44,09 ribu hektare,” katanya.

Berdasarkan catatan bulanan BPS, puncak luasan panen padi sepanjang tahun 2026 terjadi pada bulan Agustus yang menembus angka 81,05 ribu hektare.

Seiring dengan bertambahnya luas areal panen, total Sumsel periode Januari hingga September 2026 diperkirakan mencapai 3,28 juta ton (GKG).

Capaian produksi gabah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 92,70 ribu ton atau tumbuh 2,91 persen dibandingkan periode Januari–September 2025 yang tercatat sebesar 3,18 juta ton GKG.

“ tertinggi pada 2026 terjadi pada Maret dengan capaian 453,93 ribu ton GKG,” ungkapnya.

Apabila hasil panen tersebut dikonversikan menjadi beras untuk kebutuhan konsumsi pangan penduduk, produksi beras Sumsel sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026 diperkirakan menyentuh 1,88 juta ton.

Angka produksi beras siap konsumsi itu mengalami kenaikan sebesar 53,23 ribu ton atau tumbuh 2,91 persen dari realisasi periode sama tahun 2025 yang sebesar 1,83 juta ton.

“Peningkatan produksi gabah dan beras ini menunjukkan tren positif yang konsisten dalam mendukung ketersediaan pangan di Sumatera Selatan sepanjang tahun berjalan,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait