Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sumut Catat Lonjakan Produksi Padi 24,7 Persen, Luas Panen Padi Tembus 542 Ribu Hektare

Sumut catat kenaikan produksi padi 24,7% dengan luas panen tembus 542 ribu hektare berdasarkan data KSA BPS 2025.

Sejumlah petani sedang memanen padi di sawah.(foto:istimewa)
Sejumlah petani sedang memanen padi di sawah.(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi mengumumkan perkiraan sementara yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam luas panen dan di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.

 Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September 2025, total diperkirakan mencapai 542,65 ribu hektare. Angka ini melonjak tajam, mengalami kenaikan sebesar 123,18 ribu hektare atau 29,37 persen dibandingkan realisasi luas panen padi tahun 2024 yang tercatat sebesar 419,46 ribu hektare.

Baca Juga : Daya Beli Petani Sumut Menguat di Tengah Penurunan Harga Jual 

Kenaikan pada luas panen ini berdampak langsung pada estimasi hasil produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling () yang diperkirakan mencapai 2,75 juta ton GKG. Capaian ini naik sebesar 0,54 juta ton GKG atau 24,70 persen dari realisasi produksi 2024 yang hanya 2,20 juta ton GKG. Selain itu, produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen () juga diproyeksikan mencapai 3,21 juta ton GKP pada 2025, naik 0,64 juta ton GKP atau 24,70 persen dari tahun sebelumnya. Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, Sumatera Utara diperkirakan mampu memproduksi 1,58 juta ton beras, meningkat 0,31 juta ton beras atau 24,70 persen dari 2024.
​
"Peningkatan luas panen sebesar 29,37 persen dan produksi padi (GKG) sebesar 24,70 persen menunjukkan tren positif yang sangat kuat dalam produksi padi di Sumatera Utara pada tahun 2025 ini. Dengan total perkiraan produksi Gabah Kering Giling mencapai 2,75 juta ton, kenaikan ini merupakan indikasi penguatan lokal, meskipun perlu dicatat bahwa angka Januari-Desember 2025 ini masih merupakan angka sementara yang akan difinalisasi setelah realisasi panen Subround III diperoleh," ujar Kepala Asim Saputra, Rabu (3/12/2025).

BPS Sumut mencatat, puncak panen padi pada tahun 2025 terjadi pada bulan Februari, dengan total luas panen mencapai 82,76 ribu hektare. Angka panen Februari 2025 ini naik sekitar 15,54 ribu hektare atau 23,11 persen dibandingkan Februari 2024. Realisasi luas panen padi sepanjang periode Januari hingga September 2025 tercatat sebesar 457,15 ribu hektare, atau mengalami kenaikan sekitar 39,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Baca Juga : Deflasi Bulan September, Sisakan Penderitaan Bagi Petani Cabai dan Peternak Unggas 

Secara produksi beras, bulan Februari juga menjadi bulan tertinggi, diperkirakan mencapai 0,23 juta ton, sementara produksi terendah diperkirakan terjadi pada Desember sebesar 0,06 juta ton. Perlu ditegaskan, angka luas panen dan produksi padi (GKG) untuk periode Januari-Desember 2025 masih bersifat sementara karena terdiri dari realisasi Januari-September dan potensi panen/produksi untuk periode Oktober-Desember.

​Secara geografis, tiga kabupaten/kota yang menjadi penyumbang terbesar terhadap total produksi padi (GKG) di Sumatera Utara pada 2025 adalah Kabupaten , Deli Serdang, dan . Kabupaten Mandailing Natal menjadi salah satu wilayah dengan peningkatan produksi yang sangat besar, yaitu sebesar 131,86 persen (126.010 ton GKG), diikuti oleh Tapanuli Selatan yang naik 61,87 persen (60.756 ton GKG).

Di sisi lain, beberapa wilayah sentra seperti Kabupaten Deli Serdang dan Simalungun diperkirakan mengalami penurunan produksi padi pada tahun 2025. Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi (GKG) terendah adalah Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Labuhan Batu Selatan. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru