KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani di Sidang Bea Cukai
KPK membuka peluang menghadirkan Ahmad Dhani sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi di Bea Cukai.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menghadirkan musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani, sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Nama politikus tersebut muncul setelah terdakwa Budiman Bayu Prasojo, mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC, mengaku pernah dihubungi Ahmad Dhani terkait pengamanan barang kiriman milik pengusaha bernama Huda.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, seluruh dinamika dan fakta hukum yang terungkap di persidangan akan dianalisis secara cermat oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Setiap fakta yang muncul dalam persidangan tentunya akan dianalisis oleh JPU, untuk membantu menerangkan suatu kronologi peristiwa ataupun konstruksi perkaranya di hadapan majelis hakim," ujar Budi, seperti dilansir RMOL, Selasa (3/11/2026).
Ia menegaskan, opsi pemanggilan Ahmad Dhani sangat terbuka, terutama jika majelis hakim memberikan perintah resmi kepada JPU untuk memanggil yang bersangkutan ke persidangan Pengadilan Tipikor.
Persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat tersebut mengungkap bahwa barang milik Huda sempat ditahan petugas dalam rute pengiriman Lampung-Banjarmasin karena diduga bermasalah terkait peruntukan cukai. Budiman mengaku Ahmad Dhani menghubungi dirinya untuk meminta bantuan dengan alasan Huda merupakan saudaranya.
Di sisi lain, Ahmad Dhani membenarkan pernah mengontak pihak Bea Cukai, tetapi mengklarifikasi bahwa barang tersebut hanyalah wewangian atau dupa impor milik kerabatnya. Ia menekankan peristiwa itu sudah lama berlalu dan menegaskan tidak pernah bertemu langsung dengan terdakwa Budiman.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALPolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Rozie Winata·36 menit yang lalu -
INTERNASIONALPejabat Senior Korea Utara Kecam AS atas Tuduhan Keterlibatan dalam Kasus Pencurian Binance
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
NASIONALMabes Polri Buka Suara soal Isu Penangkapan Sejumlah Jenderal di Mako Brimob
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOAnis Byarwati Soroti Pajak Pembalut: Jangan Bebani Perempuan Setiap Bulan
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan dkk Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Proyek 22 Miliar
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
EKONOMIRupiah Dibuka Menguat ke Rp18.135 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Ketidakpastian Global
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKPK Diminta Telusuri Mencuatnya Inisial "RAMA" Dalam Dakwaan Wamen Imipas
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOIni Alasan Gubernur Herman Deru Tidak Perpanjang Program Pemutihan Pajak
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
NEWSUsai Copot Kapolres, Kapolri Diminta Dengarkan Keluhan Santri
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
OLAHRAGALokasi Penukaran Tiket PSMS vs Persija Bikin Ribet, Suporter Protes Kebijakan Manajemen
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan