Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Lokasi Penukaran Tiket PSMS vs Persija Bikin Ribet, Suporter Protes Kebijakan Manajemen

Suporter PSMS Medan protes lokasi penukaran tiket gelang di Tanjung Morawa yang jauh dan menyulitkan penonton

Bagikan:
Para suporter PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara. (Foto: dok istimewa)
Para suporter PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara. (Foto: dok istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Jelang laga big match antara melawan , kebijakan manajemen terkait lokasi penukaran tiket gelang menuai gelombang kritik dan kekecewaan dari para pendukung.

Kebijakan yang mewajibkan penukaran tiket di CitraLand Tanjung Morawa dinilai sangat tidak efisien dan justru menyulitkan para suporter yang ingin memberikan dukungan langsung.

Kritik tajam ini disampaikan salah seorang Medan, Muhammad Haris ( 38) saat berada di lokasi penukaran tiket di CitraLand Tanjung Morawa. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat disayangkan dan menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan pencinta sepak bola Sumatra Utara.

"Kebijakan penukaran gelang tiket di CitraLand Tanjung Morawa untuk pertandingan vs sangat disayangkan," ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Ia juga mempertanyakan alasan manajemen yang tidak memusatkan atau mencari opsi lokasi yang lebih dekat dengan venue pertandingan, mengingat keberadaan area utama di kawasan olahraga Sumut.

"Memang tidak ada lahan yang cukup luas di area Sport Center Sumut untuk melakukan penukaran gelang di sana? Kebijakan seperti ini justru menyulitkan pecinta PSMS yang ingin datang dan mendukung langsung tim kebanggaannya," tambahnya.

Menurutnya, tidak semua suporter punya waktu luang. Apalagi pertandingan digelar pada hari aktif kerja, ada yang baru pulang pukul 17.00 WIB, sementara pertandingan dimulai pukul 19.00 WIB.

"Belum lagi perjalanan menuju stadion yang bisa memakan waktu hingga 2 jam. Tolong permudah proses ticketing, jangan justru mempersulit suporter. Hargai waktu dan perjuangan suporter, terutama mereka yang datang dari jauh" pintanya.

"Jangan hanya menuntut dukungan penuh, permudah juga akses kami ke stadion. Jangan sampai kami lebih sibuk ngurus gelang daripada terlambat dukung PSMS," tambahnya.

Sebagai suporter setia yang telah lama mengawal perjalanan tim berjuluk Ayam Kinantan, Haris menegaskan, basis pendukung PSMS bukanlah suporter musiman. Loyalitas mereka telah teruji jauh sebelum laga-laga besar

"Kami bukan fans Timnas yang sekadar ikut-ikutan karena sedang ramai. Kami adalah pecinta PSMS yang sudah mengikuti dan mendukung Ayam Kinantan jauh sebelum pertandingan ini menjadi sorotan," tegasnya.

Untuk itu ia berharap manajemen klub dapat belajar dari pengalaman ini agar ke depannya tidak lagi membuat keputusan yang membebani penonton. Jangan sampai prosedur birokrasi penukaran tiket yang rumit justru meredupkan minat suporter untuk datang langsung ke stadion.

"Semoga ke depannya kebijakan seperti ini tidak terulang lagi. Jangan sampai pengalaman yang menyulitkan seperti ini justru membuat orang berpikir dua kali untuk datang ke stadion dan menonton PSMS Medan," pesannya.

Haris juga mendesak pihak manajemen agar segera melakukan evaluasi menyeluruh. Antusiasme tinggi dari para suporter seharusnya diimbangi dengan pelayanan yang memudahkan, bukan malah dipersulit.

"Tolong evaluasi, karena antusiasme pecinta PSMS seharusnya disambut dengan kemudahan, bukan justru dipersulit," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait