Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kebakaran di Alasa Nias Utara, Seorang Lansia Meninggal Dunia

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sebuah rumah di Kecamatan Alasa Nias Utara terbakar. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, NIAS - Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Banua Sibohou II, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sabtu (10/8/2024) pukul 08.30 WIB.

Akibatnya, satu orang meninggal dunia dalam peristiwa ini. Korban seorang lansia berinisial SH alias Ina Oti (90).

Baca Juga : Viral Video Lansia Direndam dalam Lumpur di Nias, DPRD Sumut Minta Polisi Usut Tuntas

Kapolsek Alasa AKP Ichsan dalam keterangannya menyampaikan, peristiwa yang melanda rumah milik Meriati Zebua alias Ina Sertin tersebut berawal saat dia bersama anaknya LM (19) pergi keluar rumah sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga : Polres Nias Limpahkan Kasus Anggota DPRD Diduga Aniaya Pramugari ke Polda Sumut

Tak lama kemudian, Ina Sertin mendapatkan telepon dari tetangganya Budiaro Zebua alias Ama Mirna yang memberitahukan bahwa rumahnya terbakar.

Mendapat Kabar tersebut, Ina Sertin bergegas kembali ke rumah Untuk Memastikan keadaan ibu mertuanya yang tinggal seorang diri.

Baca Juga : Pria di Nias Utara Tewas Usai Gorok Leher Sendiri

"Setiba di rumah, api sedang berkobar dan korban tidak dapat diselamatkan," ungkapnya.

Baca Juga : Nias Utara Diguncang Gempa Bumi Tektonik Berkekuatan Magnitudo 4.6

Sebab jelas Ichsan, api sudah terlalu besar untuk diterobos, meski warga setempat sudah berusaha membantu.

"Dalam kejadian ini, korban SH alias Ina Oto meninggal dunia di TKP," tandasnya.

Baca Juga : Polsek Medan Labuhan Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Milik PT Garuda Mas Perkasa

Sementara itu Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani mengatakan saat ini personel masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Baca Juga : Kebakaran di Kota Sibolga: Tiga Rumah Rusak Berat, Satu Rusak Ringan

"Polsek Alasa di Bantu Sat Reskrim, sedang melakukan olah TKP," sebutnya.

Adapun kerugian materil, sambung Revi, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari dapur karena pemilik rumah memasak masih menggunakan kayu bakar," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)