Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KPK Paparkan OTT di Jakarta dan Banjarmasin

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (Montase Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan operasi tangkap tangan (OTT) yang mereka lakukan di dua lokasi berbeda, Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada nusantaraterkini.co pada Rabu (4/2/2026) malam mengatakan OTT di Jakarta dan Banjarmasin tidak ada kaitannya. “Beda perkara mas,” jawabnya singkat.

Mengenai bagaimana hasil OTT di Jakarta dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budi Prasetyo mengaku Kamis (5/2/2026) pihaknya akan melakukan konfrensi pers.

Baca Juga : Menpan-RB : Ke Depan Tiap 3 Bulan Akan Ada Rekrutmen ASN

“Besok, saat konfrensi pers kami jelaskan ya mas,” ujarnya, Rabu (4/2/2026) malam.

Pihaknya, kata Budi Prasetyo akan melakukan konfrensi pers di akun media sosial Youtube milik mereka. “Dipantau ya mas, besok sore paparannya,” katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua wilayah sekaligus, yakni Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca Juga : Tak Apa Anggarannya Gede, Jokowi Minta Mendikbudristek Lebih Perhatian Terhadap Para Riset

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto seperti dilansir dari kompas pada Rabu (4/2/2026) membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Ia menjelaskan bahwa OTT di Kalimantan Selatan berkaitan dengan kasus restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin. 

Selain di Banjarmasin, KPK juga melakukan operasi tangkap tangan di Jakarta. Operasi senyap tersebut merupakan kasus berbeda dan tidak berkaitan langsung dengan OTT di Kalimantan Selatan. KPK mengungkap OTT di Jakarta dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : BEJAT ! Remaja 14 Tahun di Pagar Alam Hamil 7 Bulan Usai Diperkosa Ayah Tiri