Kementerian PU Terima Rp2,03 Triliun untuk Percepatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Sumsel
Alokasi Rp2,03 triliun untuk PU Sumsel percepat Tol Trans Sumatera, Bendungan Tiga Dihaji, dan irigasi pangan
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerima alokasi anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) terbesar di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk tahun 2026 senilai Rp2,03 triliun guna membiayai kelanjutan Proyek Strategis Nasional dan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
Berdasarkan data hingga 26 Januari 2026, total alokasi belanja K/L di Sumatera Selatan telah mencapai Rp13,85 triliun, di mana porsi terbesar diarahkan untuk mendukung konektivitas dan ketahanan pangan.
Kepala Kantor Perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumsel, Rahmadi Murwanto menyampaika jika besaran dana ini berkaitan erat dengan proyek fisik yang sedang berjalan.
“Kalau satuan kerja seperti PU, Polri, anggarannya diberikan untuk kebutuhan dasar dan juga melanjutkan [proyek] dari sebelumnya yang belum selesai. Seperti misalnya PU menjalankan program strategis nasional yang sebelumnya telah disetujui,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Prioritas anggaran tersebut mencakup penyelesaian beberapa ruas krusial Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) serta pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan.
Proyek-proyek ini dinilai vital untuk memperkuat distribusi barang serta mendukung swasembada pangan daerah.
“Kemudian juga untuk modernisasi jaringan irigasi untuk mendukung peningkatan produksi beras nasional,“ imbuhnya.
Selain proyek berskala besar, dana tersebut dialokasikan untuk preservasi jalan nasional dan pembangunan jembatan guna menopang arus logistik komoditas utama seperti batu bara, sawit, dan karet.
Sektor sanitasi dan penataan kawasan kumuh di kota-kota besar seperti Palembang, Lubuklinggau, dan Baturaja juga menjadi sasaran pembangunan tahun ini.
“Belum lagi alokasi untuk penataan kawasan perkotaan dan sanitasi seperti sistem penyediaan air minum dan pembangunan fasilitas sanitasi maupun penataan kawasan kumuh di kota besar mencakup Palembang, Lubuk Linggau dan Baturaja,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTBupati Asri Ludin Tambunan Terima Penghargaan Bappenas, Deliserdang Terbaik 2 Nasional
hendra·13 menit yang lalu -
KRIMINALTiga Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Diamankan dalam Penggerebekan Narkoba di Hotel Surabaya
hendra·47 menit yang lalu -
-
SUMSELBandara SMB II Palembang Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-2 InJourney Airports
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOLapas Cibinong Disorot, Tony Tesar: Bangunan Bukan Aset Negara Harus Dibongkar
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOKomisi XIII DPR Desak Bangunan di Lapas Cibinong Dibongkar Jika Terbukti Tak Sesuai Aset
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALDua Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dosen di Karo Ditembak Polisi: Berusaha Kabur Saat Akan Diringkus
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEODetik-detik Polisi Ringkus 2 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dosen di Karo
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
SUMSELDitresnarkoba Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu dan Ratusan Pil Happy Five di Muba
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan