Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara ke-11 diwarnai kericuhan. Tampak ratusan orang diduga para kader yang menggunakan pakaian loreng ribut di luar forum hingga menyebabkan salah satu kaca pecah.
Amatan Nusantaraterkini.co, keributan bermula dari dalam forum. Kemudian menyebar hingga keluar arena Musda di hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau Medan.
Tampak kedua kelompok massa saling kejar dan membawa kayu serta petasan. Kedua kelompok massa itu juga melempar batu.
Baca Juga : Perwakilan DPP Golkar Sebut Satu Calon Memenuhi Syarat Ketua DPD Sumut
Petugas kepolisian yang berjaga langsung bergerak cepat mengendalikan situasi. Meski begitu, kedua kelompok massa yang diduga berasal dari organisasi sayap Golkar itu tetap saling kejar membawa kayu.
Sekretaris SC Musda Golkar, Muhammad Asril mengatakan, keributan itu bermula saat panitia dan SC meminta para peserta yang menghadiri forum untuk menyesuaikan diri.
"Kalau udah masuk tahapan sidang dan paripurna, itu kan yang di luar peserta dan peninjauan kita minta menyesuaikan diri. Dan di dalam forum ada yang bukan peserta," kata Asril saat ditemui Nusantaraterkini.co, di arena Musda, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga : Ace Hasan Bahas Prestasi Ijeck di Pembukaan Musda Golkar, Kita Harus Objektif
Ia menyebut, dinamika yang terjadi di dalam kontestasi seperti Musda kali ini merupakan hal yang biasa. Saat ini situasi juga sudah relatif kondusif.
"Kita tadi sudah mengimbau, dan ada juga instruksi untuk tetap menjaga kondusifitas berjalannya Musda kali ini. Kita harus jaga kekompakan dan soliditas," ucapnya.
(Cw2/nusantaraterkini.co).
