Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polsek Medan Labuhan Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Milik PT Garuda Mas Perkasa

Polsek Medan Labuhan selidiki penyebab kebakaran pabrik sandal PT Garuda Mas Perkasa di Medan Deli, api diduga berasal dari gudang karet.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, saat tengah berada di lokasi kebakaran pabrik milik PT Garuda Mas Perkasa, Rabu (28/1/2026). (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, saat tengah berada di lokasi kebakaran pabrik milik PT Garuda Mas Perkasa, Rabu (28/1/2026). (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Pascakebakaran milik , Polsek turut melakukan penyelidikan penyebab terjadinya , Rabu (28/1/2026) sore.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, saat ditemui Nusantaraterkini.co di lokasi kebakaran, Jalan KL Yos Sudarso, Km 6.5, Kecamatan , Kota Medan. 

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa saksi menyebutkan, jika pertama kali api muncul dari salah satu ruang penyimpanan bahan baku karet yang ada di areal pablik.

"Kita ada tanya salah satu karyawan yang sempat melihat, gudang bahan baku ada asap," ucap Kompol Tohap Sibuea, Rabu (28/1/2026).

Hingga saat ini, katanya, pihaknya pun masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Polsek Medan Labuhan juga turut berkoordinasi dengan Tim . 

Untuk kerugian, saat ini belum mengungkap total kerugian yang dari kebakaran pabrik sandal tersebut. "Nanti kita masih koordinasi dengan pihak perusahaan," lanjutnya.

Kapolsek Medan Labuhan menjelaskan, tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang melanda pabrik sandal swallow. Pihaknya masih melakukan pengamanan dan penyelidikan di . 

"Kita lihat masih ada kepulan asap. Ya, mungkin ini karena karet, Jadi kita bilang, api ini masih ada lah," tuturnya, seraya menyebutkan terus melakukan koordinasi dengan pihak pemadam .

(Cw4/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait