Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo Subianto Tegaskan MBG dan Koperasi Merah Putih Tetap Jalan Meski Kalah di Daerah Tertentu

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat menjabarkan tentang programnya akan terus berjalan, yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). (Montase Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang politik, daerah, maupun pilihan dalam pemilu.

Dalam pernyataannya dari akun youtube merdekadotcom pada Rabu (4/2/2026) Prabowo Subianto menekankan bahwa setelah proses demokrasi selesai, seluruh elemen bangsa harus kembali bersatu untuk membangun Indonesia.

Ia menegaskan dirinya tidak akan menanyakan afiliasi politik kepala daerah maupun masyarakat dalam menjalankan program pemerintah.

Baca Juga : Yahya Zaini Usul Program Makan Bergizi Gratis Diatur UU agar Berkelanjutan

Prabowo Subianto: Kalah Menang Pemilu Hal Biasa

Prabowo Subianto mencontohkan pengalaman politiknya saat Pemilu 2024, di mana ia mengaku kalah di beberapa daerah seperti Sumatera Barat dan Aceh.

Namun, hal itu tidak menjadi alasan untuk menghentikan program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Ia menegaskan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih tetap dijalankan.

Pernyataan ini sejalan dengan sejumlah laporan yang menyebut Prabowo Subianto tetap menyalurkan program MBG dan pembangunan ekonomi desa meski kalah suara di daerah tertentu.

Prabowo Subianto menekankan bahwa pemimpin harus mengabdi kepada seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kepada pendukung politiknya.

Program MBG Jadi Andalan Pemerintah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi satu program unggulan pemerintahan Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pemerintah menargetkan program MBG bisa menjangkau seluruh desa di Indonesia pada akhir 2026. Saat ini, program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah, ibu hamil, dan lansia.

Program ini juga dipandang sebagai investasi besar dalam pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa

Selain MBG, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KMP) di puluhan ribu desa sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Program ini dirancang untuk memperkuat distribusi hasil pertanian, meningkatkan pendapatan warga desa, dan mempercepat pemerataan ekonomi nasional.

Strategi Transformasi Bangsa dan Peran Pendidikan

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto juga menyinggung pentingnya pendidikan sebagai kunci mengatasi berbagai persoalan bangsa, termasuk korupsi.

Ia mengaku belajar dari berbagai pemimpin dunia, termasuk mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, mengenai pentingnya pendidikan dalam membangun sistem negara yang bersih dan maju.

Menurut Prabowo Subianto, transformasi bangsa harus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara merata, bukan sekadar mengejar status negara berpendapatan tinggi.

Tekankan Persatuan Nasional

Prabowo Subianto menegaskan bahwa setelah kompetisi politik selesai, seluruh pihak harus kembali bersatu membangun bangsa.

Ia menilai demokrasi memang membutuhkan kompetisi, namun setelah pemilihan selesai, fokus harus kembali pada kerja nyata untuk rakyat.

Pernyataan ini juga pernah ia sampaikan dalam berbagai forum, bahwa pemerintahannya bertujuan melayani seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan partai atau pilihan politik.

Prabowo Subianto menegaskan bahwa visi pemerintahannya adalah memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki kualitas hidup yang baik melalui pembangunan ekonomi, peningkatan gizi masyarakat, serta penguatan pendidikan nasional.

Ia menilai keberhasilan bangsa tidak hanya diukur dari kekayaan negara, tetapi dari kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

(Akb/nusantaraterkini.co)