Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bitcoin Terkoreksi hingga Sentuh Level 115.100 US Dolar

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi bitcoin. (Foto: istockphoto)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Harga Bitcoin (BTC) mengalami pelemahan sekitar 1,39 persen ke posisi 115.100 US Dolar, menurut data Binance pada Sabtu (20/9/2025) pagi.

Penurunan ini dipicu oleh gelombang likuidasi besar-besaran. Pada 19 September. Tercatat lebih dari 2,2 miliar Dolar AS posisi kripto terpaksa ditutup, dengan sebagian besar dialami pedagang ritel yang terlalu berani menggunakan leverage. 

Untuk Bitcoin saja, nilai likuidasi posisi beli mencapai 176 juta Dolar AS setelah harga jatuh di bawah 116 ribu Dolar AS. Pola seperti ini mengingatkan pada April 2025, ketika gelombang likuidasi memicu koreksi hingga 15 persen.

Baca Juga : Harga Bitcoin Terjatuh 2,18% Bersandar di Level US$113.329 Per Koin Setelah Mencetak Rekor Tertinggi

Tekanan jual juga semakin kuat karena para "paus/whale” atau pemegang besar Bitcoin mulai mencairkan keuntungan. Sepanjang pekan ini, sekitar 12 ribu BTC dipindahkan ke bursa, angka tertinggi sejak November 2024. 

Hal ini terjadi setelah harga Bitcoin melonjak 13 persen dalam 90 hari terakhir, bersamaan dengan arus keluar dana ETF yang mencapai -643 juta Dolar AS pada Agustus. 

Meski begitu, investor menengah dengan kepemilikan 100-1.000 BTC justru menambah simpanan sebesar 122.000 BTC sejak Maret, menandakan keyakinan jangka panjang masih terjaga.

Dari sisi teknikal, Bitcoin kembali gagal menembus level 117.000 Dolar AS, yang jadi puncak harga pada 14 Agustus, dan kini bergerak di bawah rata-rata pergerakan 7 hari di 116.193 Dolar AS. 

Baca Juga : New ATH, Harga Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Rp1,9 Miliar

Indikator RSI juga turun dari level jenuh beli 73 ke posisi 61,29, sementara tingkat pendanaan berjangka melemah tipis ke +0,0056 persen. Kondisi ini mencerminkan aksi ambil untung setelah reli dua bulan terakhir, meski secara historis RSI di atas 60 sering menjadi sinyal awal momentum bullish baru.

Saat ini pasar menanti apakah Bitcoin mampu bertahan di atas 115.400 Dolar AS. Jika menutup perdagangan di bawah level tersebut, harga berisiko turun lagi menuju support di 113.800 Dolar AS. Namun bila mampu bertahan, peluang kenaikan ke 120 ribu Dolar AS masih terbuka.

(*/Nusantaraterkini.co)