Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tinjau Pasar Palimo Palembang, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso melakukan peninjauan ketersediaan stok dan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Palimo (KM 5) Palembang guna memastikan stabilitas harga menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Kamis (12/2/2026).

Dalam peninjuan tersebut, Mendag mendapati mayoritas harga komoditas utama di pasar tradisional tersebut masih berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP). 

Baca Juga : Harga Cabai Merangkak Naik, Pemko Binjai Perketat Pengawasan Pangan Jelang Ramadan

Berdasarkan pantauan langsung, harga ayam tercatat Rp38.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, bawang merah di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, serta bawang putih Rp32.000 per kilogram.

Baca Juga : Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Gubernur Sumut Bobby Nasution Instruksikan Daerah Kunci Stok Pangan

"Kita melihat harga di pasar, dalam rangka persiapan Ramadan dan pemantauan stok. Tadi kita lihat harga ayam Rp38.000, padahal Harga Acuan Pemerintah (HAP) itu Rp40.000, jadi masih di bawah. Kemudian harga telur Rp29.000 sementara HAP-nya Rp30.000. Bawang merah di harga Rp30.000 sampai Rp35.000, di bawah HAP yang sebesar Rp41.500. Bawang putih Rp32.000, HAP-nya Rp38.000 sampai Rp39.000. Untuk daging sapi Rp140.000, sudah sesuai HAP. Beras SPHP tadi Rp60.000 per kemasan, berarti semuanya normal. Terima kasih Pak Wali atas pengawasannya," ujar Budi Santoso saat diwawancarai usai melakukan peninjauan.

Meski secara umum stabil, Mendag menyoroti adanya kenaikan pada harga cabai rawit yang menyentuh angka Rp80.000 per kilogram akibat kendala cuaca di daerah produsen. 

Baca Juga : Pemko Pematangsiantar Bagikan Bantuan Perbekalan Ramadan untuk 172 Tempat Ibadah

"Ada satu yang naik memang, yaitu cabai rawit yang menyentuh Rp80.000. Seharusnya harganya di kisaran Rp57.000. Kami sudah berkoordinasi dan sebenarnya dari sisi panen tidak ada masalah, hanya saja proses memanen terlambat karena sering hujan," jelasnya.

Baca Juga : Menko IPK: Jangan Sampai Bangunan Infrastruktur Megah tapi tidak Terintegrasi dan Sia-sia

Sementara itu, Walikota Palembang, Ratu Dewa mengatakan jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan distributor dan Bulog untuk menjaga keamanan pasokan. 

Ia menyampaikan pengawasan dilakukan secara rutin di berbagai pasar, termasuk Pasar Palimo, agar tidak terjadi gejolak harga yang memberatkan masyarakat.

Baca Juga : Gubernur Sumsel Targetkan Bangunan Pemerintah jadi Pionir Kebijakan Gentengnisasi

"Kondisi harga di kita terjaga dengan baik. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengadakan rapat dengan pihak distributor. Bagi saya, jangan sampai ada kenaikan harga yang tidak terkendali, apalagi yang berdampak pada masalah sosial. Memang ada sedikit fluktuasi, tetapi posisinya masih aman seperti telur ayam dan cabai. Hal ini dipengaruhi oleh pasokan, di mana cabai kita ambil dari Pagar Alam (Pusulatan) sedangkan telur dari daerah masing-masing. Ini tetap kita jaga terus," katanya.

Dewa juga memastikan bahwa stok pangan untuk wilayah Palembang diprediksi cukup hingga hari raya Idulfitri mendatang. 

"Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian juga tidak hanya memantau di Pasar Palimo ini saja, tetapi pasar-pasar lain terus kita pantau secara rutin. Jangan sampai ada kenaikan harga yang luput dari pengawasan kita," pungkasnya.

 (Tia/Nusantaraterkini.co)