Nusantaraterkini.co, PASAMAN BARAT-Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk melaksanakan gotong royong (goro) secara serentak di area perkantoran, masjid, dan sudut-sudut jalan. Ia menilai semangat gotong royong perlu terus dibangkitkan di Bumi Mekar Tuah Basamo.
Hal tersebut disampaikan Yulianto di sela-sela kegiatan gotong royong di Masjid Agung Nurul Ilmi, Kamis (12/2/2026). Kegiatan itu diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, camat, BUMN dan BUMD, kepala sekolah, serta wali nagari.
Baca Juga : Hadiri FGD di KPPN Lubuk Sikaping, Wabup M Ihpan Bahas Strategi Penyaluran TKD 2026
Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat menghidupkan kembali tradisi gotong royong sebagai identitas bangsa yang mempersatukan. “Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan cara kita merawat silaturahmi,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Yulianto Lantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Pasbar
Yulianto menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri. Pemkab Pasbar memperkuat agenda rutin gotong royong yang sebelumnya dijadwalkan setiap Rabu pada minggu keempat.
“Gotong royong adalah jiwa kita. Selain lingkungan menjadi asri, di sana ada tawa dan kebersamaan,” katanya.
Baca Juga : Doa Bersama di Lokasi Longsor, Bupati Yulianto Tegaskan Penguatan Penanganan Bencana
Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghidupkan kembali semangat kerja bakti atau gotong royong di lingkungan masing-masing. Ke depan, budaya gotong royong akan diperluas tidak hanya di lingkungan perkantoran, tetapi juga di sekolah, kantor wali nagari, hingga tingkat kecamatan.
Baca Juga : Pemkab Pasaman Barat Salurkan Lebih dari 7 Ton Logistik untuk Lima Kecamatan Terdampak Banjir
Langkah tersebut selaras dengan instruksi pemerintah pusat untuk membudayakan kerja bakti setiap Selasa dan Jumat secara nasional. Hal ini guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
Bupati mengimbau masyarakat Pasaman Barat tidak memandang gotong royong sebagai beban, melainkan sebagai wadah untuk saling peduli.
Baca Juga : Peringati Hari Jadi ke-22 Pasbar, Pemkab Pasaman Barat Gelar Silaturahmi Bersama Anak Yatim
“Dengan semangat kolaborasi, mari kita wujudkan Pasaman Barat yang lebih bersih, sehat, dan penuh keramahan melalui aksi nyata gotong royong,” ujarnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
