Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pilot dan Kopilot Smart Aviation Ditembak KKB di Koroway, Jenazah Diautopsi di Timika dan Diterbangkan ke Jakarta

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Evakuasi jenazah pilot dan kopilot pesawat Smart Aviation. (Foto: Dok. Satgas Damai Cartenz).

Nusantaraterkini.co, PAPUA SELATAN – Aparat kepolisian telah mengevakuasi jenazah pilot dan kopilot Smart Aviation yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Koroway, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel.

Kedua korban diketahui bernama Egon Erawan (pilot) dan Baskoro Adi Anggoro (kopilot). Saat ini jenazah keduanya tengah menjalani proses autopsi di RSUD Timika.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, membenarkan proses tersebut. Ia menyebut, setelah autopsi selesai, jenazah akan segera diberangkatkan ke Jakarta untuk disemayamkan di rumah duka.

Baca Juga : Komandan KKB Semut Merah di Yahukimo, Cocor Sobolim, Tewas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz

“Sudah dievakuasi ke RSUD Timika dan sedang dilakukan autopsi. Rencananya hari ini akan diterbangkan ke Jakarta,” ujar Yusuf, Kamis (12/2/2026).

Kronologi Penembakan

Insiden tragis itu terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIT. Pesawat jenis Cessna Caravan milik Smart Aviation baru saja mendarat di Bandara Koroway ketika tiba-tiba diberondong tembakan.

Baca Juga : Kala Rombongan Kapolda Papua Tengah Diserang KKB Aibon Kogoya: Empat Polisi Terluka

Saat situasi mencekam terjadi, pilot, kopilot, dan sejumlah penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan di sekitar bandara.

Namun nahas, Egon dan Baskoro diduga tertangkap saat berusaha melarikan diri dan kemudian dieksekusi oleh pelaku. Sementara itu, pesawat mengalami kerusakan di bagian kanan dengan jendela pecah serta ditemukan kebocoran pada tangki avtur akibat tembakan.

Aparat keamanan saat ini masih melakukan pendalaman dan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co).