Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo-Gibran Temui Presiden Uni Emirat Arab, Ini yang Dibahas

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto berbincang dengan presiden Uni Emirat Arab (UEA) Yang Mulia Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al Shati, Abu Dhabi, Senin, (14/5). Foto: Dok. media prabowo gibran

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto beserta wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menemui presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al Shati, Abu Dhabi, Senin, (13/5/24).

Dalam pertemuan itu Prabowo dan Gibran kompak menggunakan setelan jas hitam. Namun, hanya Prabowo yang terlihat mengenakan kopiah.

"Yang Mulia, perkenalkan ini wakil presiden saya," kata Prabowo dan disambut langsung MBZ dengan anggukkan sekaligus merangkul Gibran, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (14/5/24).

Baca Juga : Prabowo Tak Kunjung Bertemu Megawati, Hasto Kristiyanto : Pertemuan Akan Terjadi Pada Waktu yang Tepat

Mereka pun memasuki ruangan pertemuan bersama-sama. Dalam pertemuan, MBZ kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo dan Gibran atas kemenangan dalam pemilihan presiden.

MBZ juga menyampaikan harapan terbaiknya atas keberhasilan ini dan mendoakan Prabowo-Gibran bisa memimpin bangsa Indonesia ke depan lebih baik dan dapat memenuhi aspirasi rakyat.

Lebih lanjut, kedua pemimpin pun membahas hubungan kerja sama. MBZ menekankan ketertarikannya untuk memanfaatkan hubungan strategis yang kuat antara UEA dan Indonesia untuk memperdalam kerja sama dan mendorong pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga : Prabowo Tekankan Urgensi Program Makan Siang dan Susu Gratis: Anak-anak adalah Masa Depan Kita

Sementara itu dalam kapasitas sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo dan MBZ membahas hubungan bilateral, khususnya di bidang pertahanan dan militer, serta cara-cara untuk meningkatkannya demi kepentingan kedua negara.

Mereka juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

(Dra/nusantaraterkini.co)