Penggerebekan Pesantren Sukoharjo, DPR Minta Penegak Hukum Lebih Profesional
Muhammad Husni meminta aparat lebih profesional dalam menangani penggerebekan Pesantren Hamalatul Qur’an di Sukoharjo demi melindungi santri.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni, meminta aparat penegak hukum (APH) mengedepankan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional sebelum mengambil tindakan dalam menangani persoalan di lingkungan pondok pesantren.
Ia menilai, kehati-hatian aparat sangat diperlukan agar proses penegakan hukum tidak justru menimbulkan dampak psikologis maupun kerugian bagi para santri, khususnya santriwati yang sebagian besar masih berusia anak-anak.
Politisi Partai Gerindra tersebut menyayangkan tindakan aparat dalam peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, Jawa Tengah. Menurutnya, setiap tindakan penegakan hukum di lingkungan pesantren harus didahului pemeriksaan dan penyelidikan yang cermat.
Husni mengingatkan, pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan juga tempat tinggal bagi para santri dan santriwati. Mereka menjalani aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren, mulai dari pagi hingga malam hari.
“Pesantren itu adalah tempat lembaga pendidikan agama. Di sana ada santri dan santriwati yang sifatnya menginap. Mereka melakukan kegiatan belajar mengajar sejak matahari terbit sampai malam hari,” ujar Husni, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, aktivitas di pesantren tidak hanya sebatas kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mencakup pembinaan akhlak, pendidikan kepemimpinan, serta pembentukan karakter para santri.
Karena itu, menurut Husni, aparat perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan pendidikan dan keberadaan para peserta didik sebelum melakukan tindakan hukum.
Ia secara khusus menyoroti dampak tindakan aparat terhadap para santriwati yang masih di bawah umur. Menurutnya, tindakan yang tidak didahului penyelidikan secara menyeluruh berpotensi menimbulkan trauma dan luka psikologis bagi anak-anak di lingkungan pesantren.
“Kita kemarin menyesalkan tentang terjadinya tindakan-tindakan yang mestinya pihak dari APH melihat, menyelidiki terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan-tindakan yang akhirnya menimbulkan luka daripada para santriwati yang ada di pondok pesantren tersebut. Sebagian besar santriwatinya itu masih anak-anak,” tegas Legislator dapil Sumut ini.
Lebih lanjut, Husni menilai pesantren saat ini telah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang terbuka dengan beragam aktivitas. Oleh sebab itu, penanganan setiap persoalan di lingkungan pesantren harus dilakukan secara proporsional dengan tetap memperhatikan fungsi dan karakteristik lembaga pendidikan tersebut.
Ia juga menyinggung pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengingatkan agar penanganan persoalan tersebut tidak dilakukan secara berlebihan.
Husni berharap kepolisian dapat menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional, mengedepankan prosedur hukum, serta menghindari tindakan yang berpotensi merugikan masyarakat, terlebih anak-anak.
“Sudah pasti kita berharap kepolisian lebih profesional dalam menangani kasus apa pun yang terjadi di negara kita,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Namun, proses tersebut juga harus menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, proporsionalitas, dan perlindungan terhadap anak, terutama mereka yang berada di lingkungan lembaga pendidikan pesantren," pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSSoal Penyadapan, Golkar: Jika Terbukti Makar, Tindak Tegas
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Ditegur Hakim Saat Sidang Kasus Roy Suryo
Herman Saleh Harahap·40 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Hadiri Sidang Soal Ijazah Ditemani Kaesang dan Kahiyang
Herman Saleh Harahap·58 menit yang lalu -
SUMUTSebanyak 1.341 Kejadian Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Hingga November
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSPenggerebekan Pesantren Sukoharjo, DPR Minta Penegak Hukum Lebih Profesional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSAksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJemput Paket di Ekspedisi, Pria di Padangsidimpuan Ditangkap
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKetua Alumni Apresiasi Famoni Gulo Perjuangkan Status STT Siar Nauli
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Berpotensi Kembali Melemah Hari Ini, Analis Waspadai Koreksi ke Level 4.763
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan