Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Nilai Kepatuhan Warga Ikuti Peringatan Dini Efektif Tekan Korban Erupsi Gunung Api

DPR menilai kepatuhan warga mengikuti peringatan dini dan evakuasi menjadi kunci menekan korban jiwa saat erupsi gunung api terjadi.

Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni menyoroti pentingnya kepatuhan warga terhadap peringatan dini sebagai upaya mencegah jatuhnya korban jiwa akibat erupsi gunung api. Rabu (9/9/2026) (Foto:Istimewa)
Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni menyoroti pentingnya kepatuhan warga terhadap peringatan dini sebagai upaya mencegah jatuhnya korban jiwa akibat erupsi gunung api. Rabu (9/9/2026) (Foto:Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kepatuhan masyarakat terhadap dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko korban jiwa akibat . Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana disebut semakin memahami pentingnya segera meninggalkan zona bahaya ketika aktivitas gunung menunjukkan peningkatan.

Anggota , , mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat di kawasan rawan bencana, khususnya , menunjukkan perkembangan positif.

Menurut Husni, efektivitas salah satunya dapat dilihat dari minimnya korban jiwa ketika terjadi erupsi. Ia mencontohkan sejumlah peristiwa erupsi yang menurutnya dapat ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Yang pasti kita bisa lihat dan bisa hitung dari korbannya. Tingkat kepatuhan dari masyarakat di daerah kebencanaan, terutama gunung merapi, itu sudah baik dan bagus sekali,” kata Husni, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, ketika pemerintah maupun petugas kebencanaan mengeluarkan peringatan terkait peningkatan aktivitas , masyarakat langsung diarahkan untuk meninggalkan kawasan yang masuk zona berbahaya dan menuju lokasi pengungsian.

Husni mencontohkan penanganan erupsi serta sejumlah erupsi di . Menurutnya, kepatuhan warga untuk mengikuti arahan turut berperan dalam mencegah jatuhnya korban jiwa.

“Kita bisa lihat di itu zero tingkat kematian. Yang kemarin juga di Sinabung itu enggak ada korban jiwa,” uja legislator dapil Sumut ini.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan erupsi juga mulai memiliki pola kesiapsiagaan yang lebih baik. Warga tetap dapat menjalankan aktivitas ketika kondisi dinilai aman, namun tetap memiliki kesadaran untuk kembali ke tempat pengungsian ketika kondisi kembali berisiko.

“Kalau siang dilihatnya aman, mereka tetap bekerja seperti biasa. Tapi mereka tetap patuh, mereka balik ke kamp pengungsian,” tuturnya.

Menurut Husni, kondisi tersebut menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan dan sistem memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. , kata dia, tidak hanya berkaitan dengan upaya mengurangi kerusakan material, tetapi juga memastikan keselamatan warga.

“Keberhasilan penanganan erupsi tidak semata-mata diukur dari kerusakan yang dapat dihindari, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dan masyarakat mencegah jatuhnya korban jiwa,” katanya.

Selain proses , Husni menyebut keamanan kawasan yang ditinggalkan warga juga menjadi perhatian. Aparat TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan kawasan terdampak sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.

“Area yang terkena dampak letusan gunung merapi itu dijaga, dikawal sama TNI dan Polri,” pungkasnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait