Erupsi Gunung Sinabung Kembali Terjadi, DPR Minta Pemerintah Perjelas Logistik Pengungsi dan Keamanan Lahan
DPR meminta pemerintah memperkuat logistik, fasilitas pengungsian, layanan kesehatan, dan keamanan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana DPR, Muhammad Husni, mendesak pemerintah untuk memperkuat penanganan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Ia mengingatkan erupsi vulkanik bisa berlangsung dalam jangka waktu lama sehingga pemenuhan logistik dan fasilitas pengungsian harus disiapkan secara optimal.
โHusni mengaku prihatin atas kembalinya aktivitas erupsi Gunung Sinabung setelah sempat mereda selama lima tahun terakhir.
"Iya, tentunya kita prihatin. Ternyata Sinabung masih erupsi. Padahal terakhir lima tahun yang lalu sudah berhenti, sudah lima tahun tidak erupsi lagi," kata Husni kepada Nusantaraterkini.co, Selasa (1/9/2026).
Menurut Husni, pengalaman penanganan erupsi Gunung Semeru harus menjadi pembelajaran dalam menghadapi erupsi Sinabung. Ia menilai kepatuhan masyarakat terhadap arahan otoritas kebencanaan menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.
"Jadi kita belajar daripada Gunung Semeru. Begitu erupsi tidak ada korban jiwa. Kenapa? Karena kita ikuti arahan dari badan yang mengurus gunung api," ujar politikus Gerindra ini.
Husni menekankan pentingnya memastikan tidak ada aktivitas masyarakat di zona yang dinyatakan berbahaya. Warga yang telah keluar dari radius rawan harus mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar selama berada di tempat pengungsian.
Dia meminta pemerintah segera memastikan kesiapan tempat pengungsian, termasuk tenda berukuran besar yang memadai. Menurutnya, kondisi cuaca di sekitar kawasan Gunung Sinabung yang cenderung dingin juga perlu menjadi perhatian.
"Tenda-tenda besar itu harus disiapkan, baik itu oleh Kemensos maupun BNPB. Begitu juga Kemensos harus segera mungkin membuka dapur-dapur umum," kata Husni.
Selain makanan, pemerintah diminta mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi pengungsi, seperti sembako, selimut, perlengkapan tidur, serta kebutuhan lainnya.
"Kita minta segera mungkin pengiriman sembako, pengiriman selimut, pengiriman alat tidur dan lain sebagainya disediakan. Jangan sampai masyarakat menjadi korban bukan karena erupsi, tetapi karena cuaca yang dingin dan sebagainya," ujar legislator dapil Sumut ini.
Husni juga meminta Kementerian Kesehatan menyiapkan tenaga dan fasilitas kesehatan di lokasi pengungsian. Hal ini untuk mengantisipasi munculnya penyakit selama warga berada di tempat pengungsian dalam waktu yang tidak singkat.
Dia mengingatkan, erupsi Gunung Sinabung tidak dapat dipastikan akan berlangsung singkat. Aktivitas vulkanik bisa berlangsung selama beberapa hari, pekan, bahkan lebih lama, tergantung kondisi gunung.
"Karena erupsi ini bisa panjang. Bisa seminggu, bisa sebulan, malah bisa lebih lagi. Tergantung bagaimana aktivitas daripada Gunung Sinabung itu sendiri," katanya.
Selain kebutuhan pengungsi, Husni meminta aparat TNI dan Polri ikut memastikan keamanan rumah-rumah warga yang ditinggalkan akibat evakuasi. Pengawasan diperlukan untuk mencegah pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.
"Kita juga minta bantuan dari pihak TNI maupun kepolisian. Rumah-rumah warga yang ditinggalkan harus tetap ada pengawasan. Jangan ada kecurian dan lain sebagainya," ucapnya.
Husni menyebut informasi yang diterimanya menunjukkan dapur umum dan tenda pengungsian sudah mulai disiapkan. Namun, dia menilai fasilitas tersebut perlu terus dievaluasi agar benar-benar mampu memenuhi kebutuhan warga jika erupsi berlangsung lebih lama.
Dia memastikan Komisi VIII DPR akan turun ke lapangan untuk memantau kondisi penanganan pengungsi dan memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat terdampak.
"Memang untuk tanggap darurat sudah ada, tapi mungkin belum memadai. Tentunya kita Komisi VIII akan turun ke lapangan untuk memantau keadaan," kata Husni.
Husni berharap penanganan erupsi Sinabung dapat dilakukan secara cepat dan terukur sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
"Kita bisa lihat kejadian waktu erupsi Gunung Semeru, zero korban jiwa. Kita juga berharap tidak ada korban jiwa di Gunung Sinabung," pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·4 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·21 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·46 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan