Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemula Harus Tahu 5 Faktor Sering Terjadi saat Budidaya Tanaman Hidroponik

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pembudidaya Hidroponik, Diaz Mei Nakhwa (tiga dari kiri) saat berpose dengan teman-temannya di lokasi budidaya hidroponiknya di Gang Baru, Lingkungan 2, Kecamatan Deli Tua Barat, Kabupaten Deliserdang. (Zul Brewok)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Budidaya tanaman secara hidroponik masih digemari. 

Menanam dengan sistem hidroponik artinya menanam menggunakan media air atau tenaga air. Hidroponik juga dikenal sebagai Soilless Culture atau budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah.

Meskipun sudah banyak dikenal, namun belum semua orang paham cara menanam hidroponik dengan tepat. Padahal budidaya tanaman dengan sistem ini tidak sulit. Anda bahkan bisa menggunakan alat dan bahan sederhana yang sangat mudah dijumpai.

Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Ifumie Instan, Kreasi Makan Siang Enak dan Mudah Membuatnya

Hidoponik pun banyak jenisnya. Namun tak semua mudah dipraktekkan bagi pemula. Sebab modal untuk membuat instalasi hidroponik tidak murah dan perawatan tanamannya juga harus dilakukan serius.

Nah, agar Anda yang pemula tak salah cara membudidayakan tanaman hidroponik, ini tips bermanfaat dari Diaz Mei Nakhwa, Pembudidaya Hidroponik yang membudidayakan hidroponik di Gang Baru, Lingkungan 2, Desa Deli Tua Barat, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deliserdang. 

Ditemui Nusantaraterkini.co, Selasa (14/5/2024), Diaz membeberkan lima faktor masalah yang sering terjadi ketika menanam secara hidroponik. 

Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Nastar Almond Keju, Kue Kering Primadona di Hari Lebaran Idul Fitri

Pertama, pertumbuhan alga. Kedua, kurangnya pencahayaan. Ketiga, menggunakan pupuk yang salah. Keempat, tidak menjaga kebersihan air. Dan kelima, nutrisi yang kurang. 

"Nah untuk mengatasi itu, ada beberapa cara yang saya ketahui dan saya lakukan. Pertama kendalikan secara manual. Contohnya memotong areal yang terkena hama. Dan cara kedua diasingkan ke tempat yang aman agar tidak menular," sebut Diaz. (cw3/nusantaraterkini.co)