Menko AHY Targetkan Tol Kapalbetung dan Jembatan Musi V Beroperasi Fungsional H-10 Lebaran
Menko AHY percepat Tol Kapalbetung & Jembatan Musi V untuk fungsional H-10 Lebaran 2026. Palembang-Betung cuma 1 jam!
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan percepatan pembangunan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung) agar dapat digunakan secara fungsional pada H-10 Lebaran 2026.
Hal ini, untuk memangkas durasi perjalanan Palembang–Betung menjadi hanya 1 jam.
AHY menyampaikan jika proyek ini merupakan urat nadi strategis untuk menghilangkan titik penyumbatan kendaraan (bottleneck) di Jalan Lintas Timur Sumatera.
Ia meminta pengerjaan digeber, namun tetap melalui prosedur keamanan yang ketat sebelum dilintasi pemudik.
"Ruas tol ini sangat vital dan strategis untuk konektivitas wilayah. Pengurangan waktu tempuh dari semula 3 hingga 4 jam menjadi sekitar 1 jam saja tentu akan meningkatkan produktivitas serta mengurangi titik kemacetan," ujar AHY usai meninjau Jembatan Musi V sepanjang 1,6 kilometer, Rabu (11/2/2026).
Kendati demikian, aspek kelaikan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama meski pengerjaan sedang dipercepat.
"Nantinya akan dilakukan uji kelaikan terlebih dahulu, khususnya di Jembatan Musi V, sebelum dioperasionalkan secara resmi untuk umum," tegasnya.
Ia menuturkan akan segera menuntaskan segala hambatan, termasuk persoalan pembebasan lahan yang tersisa.
"Kita akan terus mengawal dan mengoordinasikan penyelesaiannya dengan kementerian terkait agar prosesnya dapat dipercepat dan berstatus clean and clear," tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan optimisme besar terhadap dampak ekonomi yang akan muncul pasca-beroperasinya tol tersebut.
Ia meyakini konektivitas baru ini akan memicu pertumbuhan pusat perekonomian baru di sekitar wilayah Palembang.
“Dengan adanya tol ini, waktu tempuh yang semula 3 hingga 4 jam dapat dipangkas menjadi sekitar 1 jam. Ini akan memicu pertumbuhan ekonomi baru di Palembang dan sekitarnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia juga mendesak pembukaan akses ekonomi di pinggiran kota melalui penambahan pintu keluar tol baru.
“Harapan saya tinggal satu, yaitu exit tol diarahkan ke wilayah Kecamatan Gandus. Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur dan mengajukan surat ke Kemenko agar wilayah tersebut benar-benar terbuka aksesnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter (1,6 kilometer) dengan lebar 2 x 12,7 meter. Bentang tengahnya terdiri atas konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter, menggunakan metode Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·15 menit yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·6 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·7 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan