Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ruas Tol Terpeka jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pesawat tempur TNI Angkatan Udara saat mendarat di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) KM 202 hingga KM 239 pada, Rabu (11/2/2026). (Foto: Hutama Karya)

Nusantaraterkini.co, LAMPUNG - Pesawat tempur TNI Angkatan Udara sukses melakukan uji coba pendaratan perdana di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) KM 202 hingga KM 239 pada, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan bersejarah ini menjadikan ruas tol kelolaan PT Hutama Karya (Persero) tersebut sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang difungsikan sebagai landasan pacu (runway) darurat.

Baca Juga : Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 43 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas Jelang Libur Nataru

Uji coba ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Baca Juga : TNI All-Out di Sumatra: Ribuan Personel, Puluhan Alutsista, dan Jembatan Darurat Dikerahkan

Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan menyampaikan jika keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari strategi pertahanan semesta yang adaptif.

“Terima kasih kepada HK (Hutama Karya) atas dukungannya dalam uji coba jalan tol sebagai runway. Hal ini adalah perwujudan dari pertahanan semesta,” ujar Donny dakam keterangan tertulis yang diterima.

Baca Juga : TNI Dropping Logistik dengan Metode Airdrop di Gayo Lues

Senada, Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI, Diana Kusumastuti turut mengapresiasi keberhasilan teknis pendaratan pesawat tempur di segmen jalan tol tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih atas uji coba pendaratan pesawat tempur di segmen jalan tol ini dengan selamat. Kita jadikan acuan,” imbuhnya.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menjelaskan pasca-kegiatan tersebut segmen tol mulai dari GT Lambu Kibang hingga GT Simpang Pematang telah kembali beroperasi normal untuk umum mulai pukul 15.00 WIB.

Ia memastikan bahwa ke depan akan dilakukan penyesuaian desain pada median jalan di lokasi tersebut dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bentuk optimalisasi infrastruktur untuk kepentingan negara. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menambahkan jika kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah penting bagi kemajuan Indonesia.

“HK dan TNI AU bersinergi untuk Indonesia maju,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)