Oknum Perawat RSUD Martapura yang Diduga Cabuli Pasien Resmi Dilaporkan Oleh Suami Korban
Seorang perawat laki-laki di ruang ICU RSUD Martapura dilaporkan ke Polres OKU Timur, setelah diduga melakukan pelecehan seksual dan pencabulan
Nusantaraterkini.co, MARTAPURA - Seorang perawat laki-laki di ruang ICU RSUD Martapura dilaporkan ke Polres OKU Timur, setelah diduga melakukan pelecehan seksual dan pencabulan terhadap seorang pasien perempuan yang sedang menjalani perawatan medis.
Laporan tersebut resmi dilayangkan oleh suami korban ke pihak kepolisian dengan nomor registrasi LP/B/141/VII/2026/SPKT/POLRES OKU TIMUR/POLDA SUMSEL pada Senin (13/7/2026).
"Korban menjelaskan bahwa payudara milik dirinya telah diremas-remas dan juga tangan dari korban ditarik oleh terlapor dan diarahkan untuk memegang alat kelamin terlapor dan sambil menggosok alat kelamin terlapor," ujar Kasat Reskrim Polres OKU Timur, Iptu Rendi Ramadhona dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (14/7/2026).
Aksi dugaan pencabulan ini terungkap saat korban yang juga seorang mahasiswi Fakultas Hukum dan konten kreator meminta suaminya menghubungi polisi pada, Sabtu (11/7/2026).
Anggota Unit PPA Polres OKU Timur langsung bergerak melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) di ruang ICU guna meminta keterangan dari korban dan pihak supervisor rumah sakit.
"Korban juga menjelaskan jika dirinya adalah mahasiswi Fakultas Hukum serta konten kreator dengan follower yang banyak dengan tujuan untuk menakuti pihak rumah sakit jika permasalahan ini akan diviralkan," lanjutnya.
Awalnya korban sempat meminta difasilitasi pertemuan terlebih dahulu dengan terduga pelaku sebelum menerbitkan laporan kepolisian pada malam kejadian.
Namun, setelah melalui proses konseling dan koordinasi lanjutan, suami korban akhirnya resmi membuat laporan polisi agar kasus ini dapat diusut secara tuntas.
"Adapun rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan yakni melengkapi mindik, melakukan pengambilan keterangan terhadap korban, saksi-saksi, serta saksi ahli, dan melakukan koordinasi pendampingan terhadap korban kepada Dinas PPA Kabupaten OKU Timur," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan