Karyawati SPPG Palembang Laporkan Kepala Dapur ke Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual
Karyawati SPPG Palembang laporkan kepala dapur ke Polda Sumsel atas dugaan pelecehan fisik dan verbal
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Karyawati Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Ilir Barat I, Palembang berinisial ES melaporkan kepala dapurnya, FRP, ke Polda Sumsel atas dugaan pelecehan seksual fisik dan verbal di tempat kerja, pada Senin (19/10/2026).
Laporan korban diterima oleh SPKT Polda Sumsel pada 16 September 2026 dengan nomor registrasi LP/B/1561/IX/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN.
Dalam berkas pengaduan tersebut, terlapor dibidik menggunakan payung hukum Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Aksi tak menyenangkan tersebut terjadi pada 23 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB di ruang istirahat Mitra SPPG Bukit Lama, Palembang.
Saat ES tengah berbaring melepas lelah, FRP mendadak menghampiri, ikut berbaring di sebelahnya, memegang bagian punggung, serta mengelus kepala korban tanpa persetujuan.
Meski korban langsung menepis tangan terlapor dan berusaha menjauh, FRP tetap menawarkan pijatan kepada korban dengan kalimat seperti ini โSini gek, Kakak pijitin badannyaโ.
Tak sebatas perlakuan fisik di area kerja, ES mengaku kerap dihujani ajakan menginap di hotel oleh FRP yang tidak pernah dilayaninya.
Terlapor juga kedapatan berulang kali melayangkan komentar-komentar bernada sensual dan negatif pada status WhatsApp milik korban saat membagikan rekaman aktivitas senam.
Merasa martabat dan kenyamanannya terus terancam, ES akhirnya memantapkan diri menempuh jalur hukum dengan didampingi keluarga serta tim kuasa hukumnya.
Sebelum melangkah ke kepolisian, pihak keluarga korban sebenarnya telah berulang kali mengirimkan surat aduan resmi ke internal Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), namun tidak mendapatkan respons.
โKami keluarga sudah bersurat, namun tak ada respon dari KPPG, mulai dari koordinator kecamatan bernama Dicki dan begitu juga dengan petinggi di KPPG Kota Palembang,โ kata kakak korban, Suma dalam keterangan yang diterima, Selasa (20/10/2026).
Pemilik dapur SPPG tempat keduanya bekerja, Dewi mengungkapkan jika gejolak permasalahan ini sudah berhembus sejak lama dan sempat diupayakan jalan tengah.
Namun, FRP dinilai sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik maupun niat tulus untuk meminta maaf, bahkan hengkang tanpa pamit secara langsung saat dialihkan tugasnya.
โPamit saja tidak, dia cuma mengirim pesan WA saja,โ ungkapnya.
Di sisi lain, Koordinator Regional Sumsel KPPG Palembang, Diana Putri, S.Gz., membenarkan bahwa pihaknya sudah memanggil dan menegur keras terlapor.
Saat diinterogasi internal, FRP berkali-kali berdalih bahwa tindakannya tersebut hanya sebatas gurauan semata.
Diana menambahkan, terlapor saat ini sudah tidak lagi bertugas di dapur tersebut dan dipindahkan ke dapur di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), serta terancam pemecatan jika terbukti bersalah.
โKalau memang terbukti bersalah, biarkan proses hukum berjalan, dan kami pastikan akan dinonaktifkan apabila terbukti,โ kata Diana Putri.
Sementara itu, Deputi Bagian Penindakan Badan Gizi Nasional (BGN), Ketut Sumedana mengaku belum menerima laporan formal dari daerah dan baru mengetahui kasus ini dari pemberitaan media.
โLaporan ke kita belum ada, kita malah baru tahu dari media,โ ucapnya Ketut.
Kepastian penanganan perkara dikonfirmasi oleh Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumsel Kompol I Putu Suryawan menyatakan berkas laporan korban sudah masuk dalam tahap pemeriksaan penyidik.
Lebih lanjut disampaikannya, hingga kini kepolisian belum menetapkan status tersangka, dan proses penyelidikan masih terus berjalan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
โLaporan sudah masuk dalam tahap pemeriksaan penyidik,โ ungkapnya.ย
Sementara, Kuasa hukum ES, Nusmir mendesak Polda Sumsel bekerja profesional dan transparan sesuai UU TPKS dengan memberikan jaminan perlindungan identitas, keamanan dari intimidasi, serta pemulihan psikologis bagi korban.
(Tia/Nusantaraterkini.co)ย
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIEkspor Produk Hilirisasi Diproyeksi Capai US$50 Miliar, Aluminium dan Lithium Jadi Motor Baru
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
LIFESTYLELebih dari 13 Juta Warga Australia Andalkan AI dalam Kehidupan Sehari-hari
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLATinggalkan Pemusatan Latihan, Cristiano Ronaldo Resmi Disanksi FPF
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
NASIONALPemerintah Siapkan Strategi Fiskal Jaga Harga BBM Bersubsidi hingga Akhir Tahun
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Grebek dan Bakar Sarang Narkoba di Medan Polonia, 3 Pengguna Diringkus
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
SUMUTPangdam I/BB Pimpin Penyambutan Satgas Yonif 123/Rajawali di Pelabuhan Belawan
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
KRIMINALKaryawati SPPG Palembang Laporkan Kepala Dapur ke Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
RELIGIPicu Kontroversial, MUI Imbau Umat Islam Berhenti Hadiri Ceramah Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
NASIONALBNPB: Ratusan Hektar Karhutla Berangsur Padam, Inovasi OMC Dry Ice Efektif Urai Asap
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALKuba Kecam Surat Perintah Penangkapan Raul Castro oleh AS
Rozie Winata·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan