Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Melejit 117 Persen! Transaksi QRIS di Sumsel Tembus Rp3,4 Triliun Selama 2025

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Transaksi pembelian menggunakan QRIS. (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Bank Indonesia melaporkan kinerja sistem pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sumatera Selatan (Sumsel) tumbuh akseleratif sepanjang tahun 2025 dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,4 triliun.

Lonjakan performa digital ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 117,89 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan periode 2024, yang juga diikuti dengan kenaikan volume transaksi sebesar 198,41 persen atau setara dengan 4,2 juta transaksi.

Baca Juga : Tiga Hari Operasi ETLE Mobile, Satlantas Polrestabes Palembang Jaring 342 Pelanggar

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono menyampaikan, jika capaian ini didukung oleh ekosistem yang semakin luas, di mana jumlah pengguna telah melampaui target tahunan.

Baca Juga : Curi 110 Kilogram Biji Kopi Petani, Dua Pemuda di OKU Diringkus Polisi

“Dan posisinya volume transaksi juga meningkat signifikan sebesar 198,41% dengan total 4,2 juta transaksi,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Ia merincikan saat ini jumlah merchant atau pemilik kode QRIS di Sumsel telah menyentuh angka 1,1 juta, sementara jumlah pengguna aktif mencapai 1,48 juta orang.

Baca Juga : Kementerian PU Terima Rp2,03 Triliun untuk Percepatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Sumsel

Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan untuk tahun 2025 sebesar 1,42 juta pengguna. Atas capaian positif tersebut, Bank Indonesia berencana menaikkan target capaian QRIS untuk tahun 2026.

Baca Juga : Ngaku Wartawan untuk Edarkan Sabu, Pria di OKU Timur Ditangkap Polda Sumsel

“Intinya paling tidak capaian ini sudah jauh dari target yang ditetapkan 2025, jadi pastinya target tahun ini (2026) akan lebih tinggi,” katanya.

Selain transformasi digital, Bank Indonesia juga memastikan stabilitas aliran uang kartal di wilayah Sumsel tetap terjaga seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang positif.

Baca Juga : Terekam CCTV, Jambret Bermotor Rampas Dua Ponsel Anak Penjual Sayur di Palembang

Ia menjelaskan jika hingga pengujung Desember 2025, aliran uang rupiah di Sumsel mencatatkan posisi net outflow.

Baca Juga : KPPG Palembang Beri Tenggat Sebulan 55 SPPG di Sumsel untuk Lengkapi SLHS

“Hingga Desember 2025 aliran uang kartal Sumsel berada pada net outflow Rp2,08 triliun,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)