Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kepungan Asap Karhutla Selimuti Palembang dan Jambi, Bantuan Armada Udara Disiagakan ​

Asap karhutla Sumsel mengepung Palembang dan Jambi. Pemerintah siagakan helikopter water bombing, ekskavator, pompa air, dan sumur bor.

Tim Satgas Karhutla sedang memadamkan kebakaran lahan di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026). (foto: manggala agni)
Tim Satgas Karhutla sedang memadamkan kebakaran lahan di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026). (foto: manggala agni)
A A

Nusantaraterkini.coPALEMBANG- (karhutla) meluas di wilayah hingga memicu sebaran asap yang mulai mengepung Kota Palembang dan Provinsi . Pergerakan angin membawa asap dari titik-titik kebakaran aktif di Kabupaten (), (Muba), dan .

Berdasarkan pemantauan arah angin, asap yang masuk ke dataran rendah Palembang didominasi dari kebakaran lahan di Kecamatan Cengal, Pangkalan Lampam, dan Tulung Selapan. Sementara itu, wilayah terdampak sebaran asap dari karhutla di Muba dan .

Eskalasi kebakaran yang terjadi lebih cepat dari perkiraan sejak Juli 2026 ini, memicu pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan armada udara dan peralatan teknis ke .

“Kalau berdasarkan arah angin, asap kita ini banyak dari OKI. Dari Cengal, Pangkalan Lampam, Selapan. Asap akibat kebakaran di sana terbawa angin ke Palembang,” ujar Kepala Pelaksana , , Selasa (25/8/2026).

Iqbal menjelaskan, tren di Sumsel sebenarnya terus membaik jika dibandingkan dengan histori bencana tahun 2015. Namun, kondisi cuaca tahun 2026 memberikan tantangan ekstra berat karena siklus dan puncak suhu panas ekstrem maju lebih cepat dari jadwal tahunan yang biasanya terjadi pada September.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyebaran titik api di wilayah gambut.

“Kalau kita lihat dari tren histori dari 2015, penanganan ini sudah semakin bagus. Cuma memang kita ini yang biasanya siklus empat tahun, ini lebih cepat,” tuturnya.

Guna memperkuat penanggulangan karhutla, pemerintah pusat mengerahkan dukungan armada udara tambahan yang dijadwalkan tiba di Palembang pada, Jumat (28/8/2026).

Selain , bantuan teknis berupa 20 unit , 500 unit , , serta kendaraan operasional akan langsung didistribusikan ke daerah rawan. Ekskavator tersebut difungsikan bersama jajaran TNI untuk membuat sekat kanal dan memperdalam embung guna menjaga ketersediaan pasokan air di .

tanggal 28 ini insyaallah datang satu. ini ketika datang akan langsung didistribusikan ke daerah-daerah yang memiliki potensi rawan. Secepatnya,” katanya.

BPBD mengapresiasi respons cepat Presiden dan pemerintah pusat dalam menambah unit peralatan setelah eskalasi kebakaran meningkat signifikan akibat pengaruh iklim.

“Bantuan peralatan dari pemerintah pusat dari awal sudah ada. Cuma jumlahnya memang tidak sesuai dengan eskalasi. Karena eskalasi meningkat, makanya ada percepatan untuk penanganan ini,” tandasnya.

 (Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait