Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Prakiraan BMKG: Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

BMKG memprakirakan sejumlah daerah berpotensi hujan pada 23–29 Oktober 2026, sementara cuaca panas, kekeringan, dan karhutla perlu diwaspadai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk sepekan ke depan pada periode 23–29 Oktober 2026. (foto: bmkg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk sepekan ke depan pada periode 23–29 Oktober 2026. (foto: bmkg)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk sepekan ke depan pada periode 23–29 Oktober 2026. Di tengah pengaruh fenomena El Niño yang sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif, sebaran potensi hujan terpantau tidak merata, sementara kondisi kering dan panas masih perlu diwaspadai di berbagai daerah. 

​Berdasarkan catatan BMKG, minimnya tutupan awan memicu suhu udara maksimum yang sangat tinggi hingga mencapai 39,2°C di Lampung serta 39°C di Jawa Barat pada 21 Oktober 2026. Sementara itu, suhu maksimum di Kalimantan Selatan tercatat menyentuh angka 38,7°C pada 20 Oktober 2026. 

"Kombinasi minimnya awan dan terbatasnya curah hujan ini mempercepat pemanasan permukaan serta penurunan kadar air vegetasi, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," tulis Direktorat Meteorologi Publik BMKG, dalam rilisnya yang dikutip, Sabtu (24/10/2026).

Sementara itu, peningkatan titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi terpantau cukup signifikan dalam 10 hari terakhir. Kalimantan Tengah mencatatkan jumlah terbanyak dengan 3.794 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 1.595 titik, dan Papua Selatan sebanyak 1.516 titik. Sebaran kabut asap juga masih terdeteksi di beberapa wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. 

​Kendati demikian, sejumlah wilayah tetap dilanda hujan lebat hingga ekstrem pada 19–21 Oktober 2026 akibat aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer (Kelvin dan MRG), konvergensi angin, serta hangatnya suhu muka laut. Curah hujan harian tertinggi tercatat di Sumatera Utara (190,6 mm/hari), Sumatera Barat (130,7 mm/hari), Aceh (119,0 mm/hari), Kalimantan Barat (83,0 mm/hari), dan Papua Tengah (78 mm/hari). 

​Memasuki dasarian III Oktober hingga II November 2026, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan masih akan mengalami curah hujan rendah hingga menengah (0–150 mm/dasarian). Kondisi relatif kering ini berpeluang besar terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua Selatan. 

​"Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca panas ekstrim serta risiko bencana kekeringan dan karhutla di wilayah masing-masing," tulis keterangan tersebut.

Potensi Hujan Sepekan ke Depan

Periode 23 - 25 Oktober 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

● Siaga (hujan lebat - sangat lebat): Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Utara.

● Angin Kencang: Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Periode 26 - 29 Oktober 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

● Siaga (hujan lebat - sangat lebat): Riau, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

● Angin Kencang: Aceh, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru