Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sumsel Kini Miliki 1.100 Km Jalan Khusus Angkutan Batu Bara

Sumsel membangun lebih dari 1.100 km jalan khusus angkutan batu bara melalui investasi swasta untuk mengurangi beban jalan umum.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau sekaligus meresmikan Hauling Road milik PT Marga Bara Jaya (MBJ) di Bayung Lencir, Musi Banyuasin yang dilaksanakan pada, Rabu (28/10/2026). (foto: pemprov sumsel)
Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau sekaligus meresmikan Hauling Road milik PT Marga Bara Jaya (MBJ) di Bayung Lencir, Musi Banyuasin yang dilaksanakan pada, Rabu (28/10/2026). (foto: pemprov sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini memiliki jalan khusus sepanjang lebih dari 1.100 kilometer murni melalui skema investasi swasta tanpa membebani APBD maupun APBN. Terbaru, Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan sepanjang 42 Km di Musi Banyuasin ().

“Dulu kita salut dengan Daendels yang membangun jalan Anyer–Panarukan sepanjang sekitar 1.000 kilometer. Di Sumsel, kita telah membangun lebih dari 1.100 kilometer jalan tanpa menggunakan APBD maupun APBN. Ini bisa terjadi karena kerja sama dan tata kelola yang baik,” ujar Gubernur Sumsel Herman Deru dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/10/2026).

Pembangunan jalur khusus ini berpedoman pada Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 untuk memberi kepastian bagi investor sekaligus membebaskan jalan umum dari angkutan barang tambang.

Kebijakan tegas memindahkan trayek angkutan diambil lantaran volume armada tronton di lapangan melonjak drastis hingga menembus angka di atas 10.000 unit, jauh melampaui kuota toleransi awal sebanyak 1.600 kendaraan.

"Coba bayangkan jika satu kendaraan tronton saja membutuhkan ruang sekitar tujuh meter, belum termasuk jarak dengan kendaraan lainnya. Berapa panjang jalan yang dibutuhkan? Karena itulah, saya berjanji dalam hati, kalau menjadi gubernur, harus melalui jalan khusus," katanya.

Guna memaksimalkan fungsi infrastruktur tersebut, Gubernur mendorong PT MBJ untuk menjalin kerja sama business to business (B2B) dengan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) lain di wilayah Muba dan .

Pemprov Sumsel berkomitmen memberikan kemudahan perizinan penunjang demi mengawal kelancaran distribusi logistik komoditas pertambangan di Bumi Sriwijaya.

“Terima kasih kepada MBJ yang telah bekerja sama. Pemerintah akan mendukung sepenuh hati dan memberikan kemudahan selama semua pihak mematuhi aturan yang berlaku di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Dikatakannya, kehadiran jalur khusus ini memberikan tiga manfaat penting bagi daerah, yakni menjamin keselamatan pengguna jalan,memudahkan pengawasan Dishub bersama kepolisian, serta memicu pertumbuhan ekonomi UMKM lokal.

Manajemen perusahaan juga diminta konsisten merawat prasarana jalan, memperhatikan keselamatan pengemudi, serta rutin melakukan penyiraman air guna mengendalikan polusi debu saat cuaca terik.

“Saya minta jalan ini dipelihara dengan baik dan keselamatan sopir juga harus diperhatikan. Kalau tidak musim hujan,lakukan penyiraman seperti yang dilakukan pengelola jalan khusus lainnya,” tutupnya.

Diketahui, peresmian Hauling Road milik PT Marga Bara Jaya (MBJ) di Bayung Lencir, telah dilaksanakan Rabu, 28 Oktober 2026. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait