Karhutla 8 Hektare di TN Sembilang, Water Bombing Dikerahkan Padamkan Titik Api
Kebakaran 8 hektare hutan di TN Sembilang Banyuasin masih ditangani tim gabungan lewat darat dan udara
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area seluas delapan hektare di kawasan Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, dan masih dalam penanganan tim gabungan hingga Senin, (2/11/2026).
“TN Sembilang di Tanah Pilih, Banyuasin, masih terbakar. Hari ini satu helikopter water bombing kembali disiapkan untuk melakukan pemadaman ke lokasi,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman.
Peristiwa kebakaran di kawasan konservasi tersebut diketahui mulai terjadi sejak, Sabtu (31/10/2026) dan terus diupayakan penanggulangannya melalui jalur udara serta darat.
Operasi penanggulangan pemadaman dari udara telah dikerahkan menggunakan helikopter water bombing (WB) secara berkala sejak hari pertama kebakaran hingga Minggu.
Hingga saat ini, armada udara tercatat telah melakukan sebanyak 20 kali penyiraman di titik api kawasan Taman Nasional Sembilang.
Selain penanganan udara, tim Satgas Darat dari Balai Taman Nasional Berbak Sembilang turut diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu penyekatan api.
Dari total luas area 8 hektare yang terbakar di kawasan tersebut, operasi penyiraman udara helikopter WB telah berhasil memadamkan lahan seluas 3 hektare.
“Dari luasan area yang terbakar 8 hektare, helikopter WB telah berhasil memadamkan 3 hektare,” katanya.
Meski sebagian area berhasil dikuasai, kepulan asap sisa kebakaran masih terpantau di lokasi kejadian pada akhir operasi pemadaman sebelumnya.
Pihak BPBD Sumsel berharap potensi turunnya hujan di kawasan tersebut dapat membantu mempercepat proses pemadaman secara alami.
“Kalau turun hujan insyaallah tidak meluas. Namun, kita tetap upayakan pemadaman dengan helikopter WB,” jelasnya.
Selain di Taman Nasional Sembilang, pemadaman karhutla lewat udara juga difokuskan di Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Untuk sektor Cengal, sebanyak dua unit helikopter water bombing dikerahkan ke lokasi dengan total intensitas penyiraman mencapai 38 kali pemadaman.
“Hingga akhir pemadaman kemarin, kondisinya masih berasap. Upaya pemadaman masih akan dilakukan hari ini,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAHujan Lebat Picu Longsor di Lumajang, Dua Orang Meninggal Dunia
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
SASTRAEx Injuria Jus Non Oritur: Catatan Kecil Pasca Putusan MA Nomor 742 K/TUN/2026
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOInflasi Sumsel Tembus 0,44 Persen, Komoditas Pangan jadi Pendorong
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEORay Rangkuti: Gibran Harus Mundur atau Dimundurkan, DPR Diminta Bergerak!
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELKarhutla 8 Hektare di TN Sembilang, Water Bombing Dikerahkan Padamkan Titik Api
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
POLITIKMenteri Jangan Cuma Incar Jabatan: Pak Prabowo, saatnya Evaluasi Besar-besaran Kabinet!
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSatgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga
2 jam yang lalu -
EKONOMIInflasi Sumut Oktober 2026 Tembus 3,19 Persen, Gunungsitoli Tertinggi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDPR Desak Polri Sikat Habis Jaringan Narkoba Kampung Bahari Tanpa Sisa
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan