Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kartu Start Up yang Digagas Prabowo-Gibran untuk Lahirkan Pengusaha Muda

Editor:  Redaksi
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Deklarasi Prabowo-Gibran. (Sumber foto: instagram @prabowo).

Nusantara.co, JAKARTA - Program kartu start up calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka digagas untuk melahirkan pengusaha baru dari kalangan anak muda.

Program ini ditujukan kepada kaum muda, milenial dan gen Z berbasis pada inovasi dan teknologi. Program kartu start up ini pertama kali digagas Prabowo-Gibran ketika sebelum mendaftar ke KPU 25 Oktober 2023.

Ketua Tim Relawan Prabowo-Gibran Digital Team (PRIDE) Anthony Leong mengatakan program ini sangat relevan dan dibutuhkan para pelaku start up, milenial dan gen Z dalam mengembangkan usaha. Bahkan dia mengaku telah mengkaji program ini sehingga program ini bukan sekadar janji.

Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko

"PRIDE sudah mengkaji dan program ini kita pakai sebaik mungkin untuk menghadirkan solusi terbaik untuk masyarakat," katanya seperti dilansir dari Antara.com, Rabu (6/12/2023).

Anthony menjelaskan dari kajian itu kartu start up dapat menjaga keberlangsungan usaha dengan perhitungan bisnis yang baik. Karena itu, dia menegaskan program ini tidak hanya sebatas hitungan politik.

"Tidak hanya me-launching start up saja juga bisa menjaga sustainability harus dilandaskan dengan hitungan bisnis," ujarnya.

Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional

Dia menambahkan kalau program ini merupakan keberlanjutan program Presiden Joko Widodo dalam mendukung dan menumbuhkan start up baru di Indonesia. Sehingga nantinya program ini tidak hanya berkolaborasi dengan BUMN namun juga memberikan satu ruang ekosistem swasta mewujudkan 2 ribu start up baru.

Selain itu, program Kartu start up sebagai bentuk perhatian Prabowo-Gibran dalam menyiapkan pemilih muda yang mempunyai prefensi digital bisnis terkait dengan era teknologi dan informasi. Sehingga program ini tepat menyasar kalangan kaum muda mengembangkan ide bisnis digital.

"Saya harap program start up ini sangat relevan kepada anak-anak muda di zaman sekarang mengingat mereka kerap terkendala modal saat ingin membuka bisnis. Sehingga kami memberikan modal tersebut kepada mereka," pungkas Anthony.

Baca Juga : DPR Tegaskan Reformasi Polri Mengikat, Kapolri Paparkan Arah Transformasi Digital dan Posisi Polri di Bawah Presiden

(HAM/nusantaraterkini.co).