Profil Yasir Ridho Lubis, Terjun ke Politik Jalan Pengabdian
Profil Yasir Ridho Lubis, politisi senior Golkar Sumut yang memandang politik sebagai jalan pengabdian dan tetap setia meski diuji dinamika partai.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Siapa yang tidak mengenal sosoknya, Yasir Ridho Lubis, pria kelahiran Medan, 9 Februari 1971, merupakan politisi senior di Partai Golongan Karya Sumatera Utara. Ia sudah aktif terjun di dunia politik sejak 1998 lalu.
Kepada Nusantaraterkini.co, Yasir mengisahkan tentang ketertarikannya untuk terjun ke dalam dunia politik yang merupakan panggilan pengabdian. Berdasarkan analisisnya, Partai Golkar merupakan wadah yang tepat untuk berkarya.
"Saya aktif sejak 1998 hingga sekarang di dalam dunia politik dan Partai Golkar Sumut. Ini merupakan bentuk pengabdian, ya, saya fikir. Kita berusaha memperbaiki keadaan melalui apa yang kita bisa. Salah satunya lewat berpartai," katanya, Selasa (10/2/2026).
Sebelum aktif menjadi pengurus Partai Golkar, Yasir sempat menjadi ketua organisasi kepemudaan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumatera Utara selama dua periode.
Dengan modal jejaring dan pengalaman berdinamika di KNPI Sumut, Yasir kemudian mantap untuk menjadi pengurus Golkar. Dalam struktural partai berlambang beringin ini, ia pernah menduduki berbagai posisi penting.
"Saya pernah menduduki berbagai posisi penting. Saya wakil sekretaris, sekretaris partai, ketua korbid, ketua harian, hingga ketua terpilih walaupun tidak dilantik dan akhirnya kembali menjadi ketua harian," ucapnya.
Selama aktif menjadi kader Partai Golkar, Yasir juga pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara periode tahun 2019 hingga 2021, dan anggota DPRD Provinsi Sumut periode tahun 2014 hingga 2024.
Meski sempat menduduki berbagai posisi penting, Yasir mengakui jika dirinya pernah beberapa kali dimusuhi oleh teman maupun orang-orang di sekitarnya. Baginya, fenomena itu merupakan hal yang wajar di dalam dunia politik.
"Jabatan sebagai amanah yang bisa datang dan pergi, tidak perlu terlalu dibawa perasaan atau dianggap sebagai warisan pribadi/keluarga. Saya tidak kecewa ketika dicopot dari jabatan, tetap menerima keputusan partai," ujarnya.
Yasir melanjutkan, dirinya pernah mengikuti kontestasi pemilihan Ketua DPD Golkar Sumut pada tahun 2020 yang lalu. Dalam agenda itu, ia menang dengan mengantongi 27 dukungan kabupaten/kota. Karena dinamika internal partai, ia tidak jadi dilantik.
Keputusan itu kata Yasir, tidak perlu dipersoalkan hingga berlarut-larut. Dengan kedewasaannya, ia tetap menerima keputusan partai dan menjalankannya. Ia tidak memilih keluar ataupun berhenti dari partai.
Ia menilai, dalam dunia politik, berteman itu harus selamanya dan tanpa ada kepentingan. Menurutnya, hal itulah yang bisa membuat seorang politisi memiliki integritas di dalam dinamika apapun.
"Tidak kecewa ketika dicopot dari jabatan, tetap menerima keputusan partai. Saya tidak pernah berpikir untuk lompat ke partai lain, saya memilih setia di Golkar meskipun sempat "ditinggalkan", ucapnya.
"Saya balik ke kampung di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Di sana saya bertani. Alhamdulillah, adalah usaha. Kemudian, ini saya diminta oleh Doli Tanjung mengurus Musda kemarin dan saya siap membantu," ujar Yasir lagi.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOPemko Medan Tegaskan Penyesuaian Pajak dan Retribusi Berorientasi Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
Fadli Tara·1 menit yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penggelapan Kapal Tongkang OCEANIC 238
Rozie Winata·15 menit yang lalu -
PENDIDIKANSambut Baik Instruksi Pendidikan Gratis Prabowo, Habib Syarief Ingatkan Kesiapan Fiskal Negara
Rozie Winata·34 menit yang lalu -
POLITIKDPR Pastikan Pembahasan UU Ketenagakerjaan Digarap Masa Sidang Ini Sesuai Putusan MK
Rozie Winata·47 menit yang lalu -
SUMUTAngkutan Peti Kemas KAI Sumut Tumbuh 25 Persen Hingga Agustus 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSDPR Siapkan Pembahasan UU Ketenagakerjaan, Cucun: Ada Batas Waktu dari MK
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKPuan Tegaskan Aturan Baru Pemilu Termasuk PT 5 Persen Belum Diputuskan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELDiduga Telilit Utang, Pria Parubaya Ditemukan Tewas Tergantung di Kawasan GOR Muara Enim
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPuan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat Usai Banjir Bandang Terjang Solok
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALDari Selada hingga Gandum, Tiongkok Sukses Kembangkan 14 Spesies Tanaman di Luar Angkasa
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan