Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapolda Sumut Tinjau Proses Pencarian Para Korban Longsor Humbahas

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi meninjau lokasi longsor Humbahas. (Foto: istimewa)

Kapolda Sumut Tinjau Proses Pencarian Para Korban Longsor Humbahas

Nusantaraterkini.co, HUMBAHAS - Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi meninjau langsung proses pencarian para korban banjir bandang dan tanah longsor di Dusun III, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Minggu (3/12/2023).

Baca Juga : BEM SI Geruduk Kantor Gubsu, Desak Robohkan Diskotek Blue Night di Langkat

Kunjungan tersebut dilakukan Kapolda bersama Pj Gubernur Sumut dan Kasdam I/BB.

Baca Juga : Enam Hari Operasi Keselamatan Toba 2026, Angka Kecelakaan di Sumut Turun 20 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Agung mengatakan personel gabungan TNI, Polri BPBD dan dibantu masyarakat masih terus berupaya untuk melakukan pencarian korban hilang akibat musibah tanah longsor tersebut.

"Kita masih fokus mencari 11 orang yang diidentifikasi berada di lokasi bencana saat ini belum ditemukan. Saat ini sejumlah alat berat masih melakukan pembersihan material longsor berupa batu berukuran besar yang membenam rumah warga dan akses jalan," katanya.

Baca Juga : 23 Orang Jendral yang Sudah Menjadi Kapolda di Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro Terlama

Lebih lanjut Agung menjelaskan, sejauh ini sebanyak 120 kepala keluarga telah diungsikan ke Balai Desa, Kecamatan Balaraja. Mereka berada di tempat yang lebih aman untuk sementara waktu untuk mengantisipasi terjadinya musibah longsor susulan.

Baca Juga : Kunjungi Polda Sumut, Pj Gubernur Sumut Bahas Persiapan PON hingga Pilkada 2024

Selain itu, sebutnya, Polda Sumut bersama Kodam I Bukit Barisan, Pemprov Sumut, Polres Humbahas dan Pemda telah memberikan bantuan kebutuhan hidup kepada masyarakat terdampak musibah longsor selama mengungsi.

"Polda Sumut juga mendirikan posko identifikasi antemortem dan posmortem. Saya meminta agar manajemen disaster diterapkan dengan baik dengan membagi zona penanganan lokasi bencana, korban dan masyarakat terdampak," tandasnya.

Baca Juga : DPR Dukung Gunung Slamet Jadi Taman Nasional, Alih Fungsi Hutan Dinilai Picu Banjir dan Longsor

Seperti diketahui, musibah banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Dusun III, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbahas, Jumat (1/12/2023).

Baca Juga : Longsor Bandung Barat Telan Korban, DPR Desak Basarnas Bergerak Cepat: Negara Jangan Lamban

Dalam musibah itu sebanyak 12 warga dilaporkan hilang dan 13 unit rumah rusak tertimbun material longsor.

Adapun identitas para korban yang hilang itu yakni Sartika Simanjuntak, Ceriah Banjarnahor.

Kemudian, Op Oge Br Sianipar, Juni Silaban, Krisjen Siregar, Lasroha Sinambela, Pintar Simamora, Besman Sihombing, Adriano Silaban, Eva Purba, Diana Sinaga dan Dian Lubis.

(zie/nusantaraterkini.co)